NEWS

Mulai 9 Mei, Taiwan Akan Mempersingkat Masa Karantina Bagi Pendatang

Mulai 9 Mei, Taiwan Akan Mempersingkat Masa Karantina Bagi Pendatang

Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) pada tanggal 3 Mei telah mengumumkan bahwa mereka akan menurunkan durasi karantina wajib bagi pendatang yang masuk ke Taiwan dari 10 hari menjadi 7 hari. Aturan tersebut akan mulai berlaku pada tanggal 9 Mei, dimana pada aturan baru tersebut program 7+7 akan mulai diberlakukan. Dimana 7 hari pertama merupakan Karantina Wajib dan 7 hari kemudian merupakan Manajemen Kesehatan Mandiri.

A. Durasi dan Tempat Karantina

1. Masa karantina 7 hari, ditambah 7 hari Manajemen Kesehatan Mandiri. Hari masuk ke Taiwan dihitung sebagai hari ke-0.

2. Tempat karantina bisa di kediaman pribadi dengan ketentuan 1 orang 1 rumah. Apabila tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut, pendatang harus menjalankan karantina di hotel karantina.

3. Pendatang yang tiba di Taiwan bersama keluarganya dapat melakukan karantina bersama di kediaman pribadi atau keluarga atau teman. Namun, jika dalam 1 yang kecil disarankan untuk tidak diisi lebih dari 2 orang.

B. Aturan Pelaksanaan Tes PCR dan Tes Rapid Antigen

1. CECC mewajibkan pendatang untuk melakukan tes PCR pada saat hari tiba atau hari ke-0.

2. Anak-anak dibawah umur 2 tahun harus melakukan tes PCR pada hari terakhir masa karantina wajib.

3. Alat rapid tes antigen akan diberikan oleh personil pada saat pendatang telah tiba di bandara.

4. Pada hari ke-7 karantina wajib, seluruh pendatang harus melakukan rapid tes antigen.

5. Alat rapid tes antigen tambahan akan diberikan jika pendatang mengalami gejala COVID-19 pada saat karantina.

6. Jika pendatang tidak bisa menggunakan alat rapid tes antigen sendiri, pemerintah akan menugaskan seseorang untuk membantu dan melakukan rapid tes antigen kepada pendatang tersebut.

[TaiwanNews]