NEWS

Pekerja Migran Asing di Taiwan Dilarang Bekerja Sambil Jualan!

Pekerja Migran Asing di Taiwan Dilarang Bekerja Sambil Jualan!

Seorang pekerja migran asing (PMA) ditangkap polisi karena mengerjakan bisnis sampingan berjualan online dengan menggunakan nama saudaranya. Dalam waktu satu bulan, ia mendapatkan keuntungan sebesar NTD 10.000. Saat dilakukan pemeriksaan, PMA tersebut mengatakan jika dirinya tidak mengetahui adanya larangan melakukan jualan online di Taiwan.

Berdasarkan hukum Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) Taiwan mengatakan bahwa pekerja migran PMA dilarang melakukan pekerjaan lain, di luar yang tertera di perjanjian kerja pada saat menandatangani kontrak kerja dengan majikan.

Bila pekerja migran asing tertangkap melakukan pekerjaan sampingan, baik yang dilakukan atas kemauan pribadi ataupun perintah majikan akan mendapat denda sebesar NTD 30.000-NTD 150.000. Bahkan PMA tersebut dapat dideportasi. Jika majikan yang mempekerjakan PMA di luar kontrak kerja, maka majikanlah yang mendapat denda hingga konsekuensi pencabutan izin merekrut pekerja migran.

Polisi menghimbau kepada seluruh rekan-rekan pekerja migran, dilarang berjualan online, berjualan kue, masakan, ataupun kerajinan tangan buatan sendiri. Selain itu, jika dilarang melakukan pekerjaan sampingan (part time) pada saat libur kerja (liburan).

[Etty]