NEWS

Denda PMA Ilegal Dinaikan, Bonus Pelapor Juga Dinaikan!

Denda PMA Ilegal Dinaikan, Bonus Pelapor Juga Dinaikan!

Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) sedang menyiapkan amandemen atau penggantian untuk beberapa ketentuan terhadap UU Ketenagakerjaan yang salah satu isinya adalah memperberat hukuman dan denda bagi pekerja migran asing (PMA) ilegal. Kebijakan ini dibuat guna mengurangi angka pekerja kaburan, yang semakin hari kian bertambah banyak.

Melalui situs resmi Kemenaker memberikan pengumunan bahwa Pihak Kemenaker dan imigrasi (NIA) melakukan kerja sama untuk melakukan penyelidikan terhadap PMA ilegal, memperberat hukuman bagi majikan yang mempekerjakan PMA ilegal, serta agensi sebagai calo atau yang turut serta membantu pekerja ilegal untuk mendapatkan pekerjaan.

Dalam konsepnya, Kemenaker menyatakan bagi majikan yang merekrut dan mempekerjakan PMA ilegal akan dikenakan denda sebesar NTD 150.000 – NTD 750.000. Sedangkan bagi agensi ilegal yang menyalurkan PMA ilegal, dendanya akan dinaikan dari yang sekarang berlaku sebesar NTD 100.000 hingga NTD 500.000 menjadi NTD 300.000 – NTD 1.5 Juta.

Untuk para calo yang menjadi mediator atau penengah yang menawarkan atau mempromosikan pekerjaan ilegal untuk mencari keuntungan dan memanfaatkan pekerja ilegal, akan dijatuhi hukuman penjara maksimal 3 tahun atau membayar denda sebesar NTD 1.2 juta. Sedangkan bagi PMA ilegal yang tertangkap akan dikenakan denda sebesar NTD 30.000 – NTD 150.000, kemudian akan dideportasi ke negara asal.

Kemenaker menghimbau kepada seluruh pekerja migran asing yang saat ini berstatus resmi, agar tetap menjaga dan tidak mudah terlena iming-iming gaji besar untuk menjadi PMA ilegal. Karena setelah menjadi kaburan, PMA akan kehilangan hak dan perlindungan hukum dari pemerintah sebagai PMA di Taiwan.

Dalam konsep tersebut juga menyebutkan jumlah imbalan yang diberikan bagi seseorang yang berhasil melaporkan keberadaan pekerja dan majikan ilegal akan dinaikan menjadi NTD 5000 – NTD 70.000.

[Etty]