NEWS

Rubiyanti, Pulanglah Nduk! 11 Tahun Engkau Tiada Kabar

Rubiyanti, Pulanglah Nduk! 11 Tahun Engkau Tiada Kabar

Rubiyanti (37), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Semarang, sudah lebih dari 11 tahun tidak diketahui rimbanya. Wanita tersebut pergi ke Singapura pada tahun 2003, dan menyelesaikan kontrak tahun 2005. Lalu ia memperpanjang kontrak lagi dua tahun, hingga 2007. Setelah proses perpanjangan kontrak, hingga kini Rubiyanti tak ada kabar.

Anak ketiga dari pasangan Jumain (70) dan Jumini (67) ini pergi bekerja saat putri semata wayangnya, Aisa Amelia masih berumur 22 bulan, hingga kini telah duduk dibangku kelas IX SMP.

Pihak keluarga sudah berusaha mencari tahu keberadaan Rubiyanti melalui agen penyalurnya di daerah Pabelan, Kabupaten Semarang. Namun, pihak penyalur TKI tersebut memberitahukan bahwa Rubiyanti sudah pulang ke Indonesia. Namun kenyataannya, hingga kini wanita tersebut belum pulang ke rumah.

Sarju (43), kakak tertua Rubiyanti, mengaku pertemuan terakhir dengan Rubiyanti terjadi pada tahun 2003, saat mengantarkannya ke penyalur TKI di Pabelan, Kabupaten Semarang.
 

"Saat berangkat, kami, bapak, dan ibu mengantarkan sampai ke penyalurnya di Pabelan," kata Sarju.

Rubiyanti memutuskan menjadi TKI di Singapura untuk membantu perekonomian keluarga. Namun, hingga 11 tahun kemudian, keberadaan Rubiyanti tidak diketahui.

Hal yang membuat keluarganya sedih, saat berangkat ke Singapura, Rubiyanti meninggalkan suaminya, Supiyani, dan anak semata wayangnya, Aisa Amelia, yang saat itu berusia 22 bulan.

Kini Aisa diasuh oleh kakek dan neneknya setelah Supiyani meninggal dunia beberapa tahun lalu karena gagal ginjal. Meski secara resmi, pihak keluarga belum membuat laporan resmi perihal hilangnya Rubiyanti kepada pihak aparat. Namun, mereka sangat berharap agar Rubiyanti segera kembali.[Etty