NEWS

Dirjen Imigrasi dan KDEI Taipei Mengunjungi Pekerja Indonesia di Taipei Main Stasion

Dirjen Imigrasi dan KDEI Taipei Mengunjungi Pekerja Indonesia di Taipei Main Stasion

Taipei-Minggu (11/02/18) bertempat di Taipei Main Station (TMS), kepala imigrasi Taipei, Mr. Yang Cia Jun, bersama Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI), Melakukan kunjungan langsung kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Para PMI yang kebetulan mendapat libur pada hari tersebut, sangat antusias menyambut  rombongan Kepala KDEI  Bp. Robert James Bintaryo dan  imigrasi. Hadir juga Kabid. Imigrasi, Bp. Herawan Sukohaji, Kabin. Ketenagakerjaan, Bp. Kadir Bp. Faridz.

Kunjungan dilakukan di dua tempat, yakni Taman Baca TKI, milik Tantri Sakhina dan mushala under ground di TMS. Pemilik Taman Baca TKI, yang akrab disapa Bunda Tantri, didampingi, Mila Armidya Sari, serta pekerja migran lainnya menyambut hangat rombongan tersebut. Di  Taman Baca, mereka memperkenalkan buku-buku yang ditulis Pekerja Migran Indonesia di Taiwan. Mr. Yang  sangat mengapresiasi kegiatan pekerja Indonesia, yang mengisi waktu liburanya untuk melakukan kegiatan positif.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Imigrasi dan kepala KDEI membagi-bagikan kaus hangat dan amplop merah (Hongpau). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk terima kasih pemerintah Taiwan kepada pekerja Indonesia yang telah banyak membantu dalam pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan di Taiwan. Setelah mengitari aula TMS, rombongan bergerak menuruni eskalator menuju mushala di Taipei Main Station. Bahkan, kepala KDEI dan rombongan meninjau langsung area tempat wudhu dan ruangan ibadah yang terletak di bawah tanah.

Dalam kunjungan  tersebut, juga dilaksanakan tanya jawab atau pengaduan langsung kepada KDEI dan Dirjen imigrasi. Keluhan para pekerja terdiri dari berbagai masalah, diantaranya  tindakan agensi nakal yang kerap melakukan pungli secara sepihak kepada para pekerja, dan kasus human trafficking. Mr. Yang  berjanji, akan menindak tegas pihak-pihak tidak bertanggung jawab, baik PJTKI ataupun agensi yang melakukan human trafficking terhadap pekerja migran. Pihak imigrasi akan melindungi para korban, hingga mendapatkan pekerjaan sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

Sedangkan Kepala KDEI mengimbau, supaya pekerja migran hati-hati dalam menggunakan visa saat datang ke Taiwan. Jangan tergoda iming-iming proses cepat dengan gaji tinggi oleh oknum-oknum tertentu.

“Saya tegaskan! Agar rekan-rekan pekerja Indonesia harus teliti dan lebih hati-hati dalam menggunakan visa saat datang untuk  bekerja ke Taiwan. Jangan tertipu janji palsu pihak yang tidak bertanggung jawab dalam menyalurkan tenaga kerja ke luar negeri,” ucap Kepala KDEI, Robert James Bintaryo.

Mr. Yang juga menambahkan, jika rekan-rekan pekerja Indonesia mendapati rekan yang lainnya diperlakukan tidak baik, seperti dianiaya, atau tidak mendapatkan hak-haknya di sebagai pekerja di Taiwan, silakan melapor ke tempat pengaduan.

“Bagi rekan-rekan pekerja Indonesia, jika mendapati temannya yang lain dianiaya, atau diperlakukan tidak baik oleh majikan selama bekerja di Taiwan, silakan melapor ke tempat pengaduan yang telah kami sediakan. Kami bekerja sama denga pihak KDEI akan membantu, pungkas Mr. Yang.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, dan kembali membagikan kaus hangat dan hongpau kepada rekan PMI yang belum mendapatkan bagian. Sebelum meninggalkan Taman Baca, Dirjen Imigrasi juga sempat memcicipi makanan khas Indonesia yang disediakan sebagai jamuan sederhana. [Etty Diallova | TIMedia]