NEWS

Ternyata PMI yang Videonya ia di Aniaya Nenek, Bernama Tri Wahyuni

Ternyata PMI yang Videonya ia di Aniaya Nenek, Bernama Tri Wahyuni

Beberapa hari lalu viral di media sosial, video seorang nenek yang menganiaya pekerjanya. Berdasarkan bahasa yang digunakan yaitu Bahasa Kantonese, tepatnya pekerja tersebut berada di Hong Kong. Menyikapi viralnya  peristiwa tersebut,  Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) telah  berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI Hong Kong untuk memeriksa majikan si pekerja.

Dilansir dari media setempat Apakabar.Com, PMI yang disiksa bernama Tri Wahyuni (35), berasal dari Blitar. Nama majikanya di Hong Kong adalah Tse Wai Keung (54). Majikan telah diperiksa oleh polisi Hong Kong. Namun tidak ditahan, tetapi membayar sejumlah jaminan,” kata Nusron Wahid dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/3/18). Menurut kepala BNP2TKI, Nusron Wahid mengatakan, Tri Wahyuni terdaftar di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (Sisko TKLN) yang melakukan perpanjangan kontrak langsung di KJRI Hong Kong. Wanita tersebut bekerja ke Hong Kong melalui  PT Bina Dinamita Rama, yang bekerja sama dengan Loyal Servant Employment Agency.

Nusron menegaskan, dalam menindaklanjuti kasus ini, BNP2TKI tidak hanya berhenti pada proses hukum pelaku penyiksaan saja. Akan tetapi, BNP2TKI juga memastikan apakah ada kesalahan dalam penempatan PMI oleh agen atau tidak. Secara prinsip, BNP2TKI akan memberikan sanksi kepada agen kalau memang terbukti mengirim PMI kepada calon majikan yang salah.

 “Kami tetap lacak prosesnya dari mulai pembekalan akhir, pemberangkatan hingga penempatan. Ini penting agar menjadi evaluasi dengan harapan ke depan celah-celah kelemahan tidak ditolerir,” tutur Nusron.

Seperti unggahan TIMedia sebelumnya, video penyiksaan terhadap PMI dilakukan oleh seorang nenek. Video tersebut berdurasi tiga menit lebih. Meskipun banyak komentar  netizen yang membully perlakukan PMI tersebut, karena seolah ia sengaja membiarkan nenek tersebut memukulinya. [Etty]