NEWS

Law Wan-tung, Majikan yang Menyiksa Erwiana dan Tutik Telah Bebas dari Penjara

Law Wan-tung, Majikan yang Menyiksa Erwiana dan Tutik Telah Bebas dari Penjara

Majikan Erwiana Sulistyoningsih, Law Wan Tung yang yang mendapat vonis enam tahun penjara pada Februari 2015 silam ternyata bebas lebih awal. Law Wan Tung diganjar hukuman atas tuduhan telah menyiksa pekerjanya. Wanita tersebut keluar lebih awal 2 hingga 3 tahun lebih awal dari putusan hakim; enam tahun.

Menurut Yvonne Cheung dari Departemen Kehakiman menyatakan, Law Wan Tung telah bebas beberapa bulan lalu, karena berkelakuan baik selama menjalani masa hukumanya di penjara Lo Wu.  Pengacara Law, Ching Mi Yu pada Rabu (21/11/18) menuturkan, pihaknya akan mengajukan banding atas kasus lain atas tuntutan kepada kliennya dan akan menuntut balik atas pemalsuan data yang dilakukan Erwiana saat bekerja ke Hong kong. Tahapan ini tentunya membuat eksekusi pembayaran akan tertunda.

Hakim pada pengadilan Hong Kong pada 2015 lalu menyatakan Law terbukti bersalah atas penganiayaan, intimidasi, dan tidak membayarkan upah pekerjanya. Dia juga dihukum denda sebesar HK$ 809.430 untuk  Erwiana, dan HK$ 170.00 untuk penyiksaan yang dilakukan  terhadap pekerjanya yang lain bernama Tutik.

Saat ini terdapat sekitar 340 ribu pekerja migran di Negeri Beton tersebut yang mayoritas berasal dari Filipina dan Hong Kong. Tidak sedikit dari mereka yang dibebani dengan pekerjaan berat, dengan gaji yang perlindungan kurang maksimal. [Etty]