NEWS

DI BALIK MENINGGALNYA SEPTIANA NIKA

DI BALIK MENINGGALNYA SEPTIANA NIKA

SIAPA SEBENARNYA BMI CANTIK INI?

 (tengah – red)

Minggu, 24 Juli 2017 Taiwan dihebohkan oleh meninggalnya seorang buruh migran Indonesia asal Lampung, yang menjadi sorotan adalah tempat meninggalnya Nika Septiana (22 tahun) di sebuah Thai Ok atau sebuah diskotik di daerah Taoyuan dan dikabarkan OD (over dosis). Banyak komentar negatif seputar meninggalnya Nika Septiana tersebut karena beberapa jam sebelumnya almarhumah sempat melalukan siaran langsung melalui akun media sosialnya kalau dia tengah berada di tempat tersebut bersama teman-temannya.

Meninggalnya Nika Septiana langsung menjadi sorotan publik dan akun facebooknya yang sampai artikel ini diterbitkan masih ada, dan dihujani hujatan bahkan siaran langsung yang dilakukan almarhumah sebelum meninggal tersebut di share sampai ribuan. Begitulah kejelekkan yang akan menyebar lebih cepat daripada kebaikan seseorang. Namun siapa sebenarnya Nika Septiana? Bagaimana sosok Nika Septiana di mata keluarga dan tetangga sekitarnya di Lampung?

Nika Septiana adalah BMI Taiwan yang baru pertama bekerja di Taiwan setelah sebelumnya menjadi BMI Malaysia. Dari wawancara singkat dengan perwakilan keluarga Nika Septiana, gadis cantik ini adalah pribadi yang baik. Bungsu dari dua bersaudara ini suka membantu teman yang kesusahan. Kesan yang tertanam di benak orang-orang terdekatnya bahwa Nika Septiana orang yang tidak neko-neko. Jika di Taiwan dia seperti itu ditenggarai karena pergaulan atau salah memilih teman bergaul.

Lahir di sebuah desa bernama Margototo Kecamatan Metro Kibang Kab Lampung Timur ini menghabiskan masa kecil hingga remaja sebagai pribadi yang ceria. Semua itu terpancar dari sikapnya yang ramah kepada siapa saja. Prestasi Nika di sekolah tergolong biasa saja namun dia berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan baik hingga SLTP.

Diketahui kondisi kedua orang tua Nika Septiana sampai saat ini masih drop setelah kabar meninggalnya putri bungsu mereka diterima keluarga. Hal ini wajar tentunya karena Nika adalah putri kebanggaan keluarganya. Dalam wawancara dengan Timedia perwakilan keluarga juga menitipkan pesan kepada semua BMI yang ada di luar negeri untuk berhati-hati dalam pergaulan supaya tidak terjadi apa yang Nika Septiana alami.

Menurut narasumber kemarin juga keluarga telah kedatangan dari Pihak PJTKI yang memberangkatkan Nika, juga dari pejabat yang berwenang dari kepolisian, disnaker, kecamatan, kepala desa/pamong setempat untuk menyampaikan belasungkawa, bahkan Bupati Lampung Timur pun akan segera mengunjungi keluarga almarhumah. Sedangkan dari Taiwan sendiri menurut narasumber yang  berhasil dihubungi TIMedia menuturkan bahwa KDEI Taiwan sudah mengurus jenazah almarhumah. Bantuan dan kerja sama yang baik antara majikan dan pihak agensi yang sangat kooperatif diharapkan segera bisa memulangkan jenazah ke tanah air. Hal terpenting yang sedang ditunggu saat ini adalah surat kuasa dari keluarga yang kabarnya sudah dikirim ke Taiwan dan surat dari kejaksaan Taiwan untuk izin kepulangan yang saat ini juga sudah diurus.

Kini Septiana Nika sudah dikebumikan di kampung halamannya. Save BMI juga mengirimkan donasi kepada keluarga almarhumah Nika sebagai wujud kepedulian atas nasib sesama buruh migran Indonesia di Taiwan. Dan doa dari kita semua semoga almarhumah diterima di sisi-Nya, diberi tempat terbaik serta diampuni dosa-dosanya. (Tary/TIMedia)