NEWS

Gaji Tenaga Kerja Informal Diperkirakan Naik Menjadi NTD 18.000 Pada Bulan Maret Mendatang!


(source:google)

Gaji Tenaga Kerja Informal Diperkirakan Naik Menjadi NTD 18.000 Pada  Bulan  Maret Mendatang!

Kenaikan gaji untuk tenaga kerja sektor informal diperkirakan naik mulai Maret 2019, tetapi kenaikan ini hanya dinikmati bagi pekerja yang berasal dari Filipina dan Vietnam. Namun, pemerintah Taiwan saat ini tengah mempertimbangkan kenaikan gaji untuk para pekerja Indonesia yang bekerja sebagai penata laksana rumah tangga dan mengurus orang tua dari NTD 17.000 menjadi NTD 18.000 (US$ 589) per bulan. Meskipun pada kenyataannya pekerja migran Indonesia mengharapkan kenaikan gaji mereka berkisar antara NTD 2.000 hingga NTD 3.000.

Tinjauan kenaikan tersebut berdasarkan Nota Kesepahaman tentang perekrutan, penempatan, dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang ditandangani pemerintah, bersamaan dengan kunjungan kerja Menaker Hanif Dhakiri pada 14 Desember 2018  lalu.   Lin San Quei selaku Wakil Kementrian menuturkan, Menaker Indonesia bersikeras meminta kenaikan upah minimum bagi tenaga kerja Indonesia di sektor informal yang tidak tercakup dalam Undang-Undang Standar Perburuhan di Taiwan.

Kenaikan tersebut direncakan pada bulan Maret mendatang, sekaligus sebagai isyarat kerja sama bilateral kedua negara jika Presiden Joko Widodo kembali memenangkan pemilu pada bulan April mendatang. Sedangkan untuk pekerja migran Filipina dan Vietnam akan menikmati kenaikan gaji minimum sebesar NTD 1.000 (US $ 32,7) pada April mendatang.

Sejak 1 Januari 2019, upah minimum bagi semua pekerja di Taiwan naik menjadi NTD 23.100 (US$ 756). Kenyataan ini berbading jauh dengan nasib para pekerja di sektor informal yang belum mengalami peninjauan selama empat tahun terakhir. Hal ini membuat kesenjangan semakin lebar di tengah perbedaan gaji  antara sektor formal dan informal. [Etty]