NEWS

Bangkai Babi Ditemukan di Kota Taipei

Foto dari Focus Taiwan

Bangkai Babi Ditemukan di Kota Taipei

Seekor bangkai babi ditemukan di pusat kota Taipei pada hari Senin (7/1/19). Temuan ini meningkatkan kekhawatiran atas ancaman flu babi (Afrikan Swine Fever /ASF) yang memasuki negara Taiwan. Bangkai ini  ditemukan di Da'an District, Taipei setelah dilaporkan oleh masyarakat ke Kantor Perlindungan Hewan Kota Taipei (TAPO). Diperkirakan hewan tersebut adalah babi peliharaan yang diberi makan oleh seorang gelandangan.

Diperkirakan babi tersebut telah mati untuk beberapa waktu karena tubuhnya sedikit bengkak dan menunjukkan kemerahan di perutnya. Bangkai hewan tersebut telah dikirim ke laboratorium di Tamsui di New Taipei untuk menentukan penyebab kematian.

Menanggapi maraknya penyebaran flu babi yang marak belakangan ini, wali kota Taipei Ko Wen Je (柯文哲) mengatakan bahwa tidak semua kematian babi terkait dengan ASF, karena penyebab kematian dapat terindikasi oleh beberapa alasan lainnya .

Namun pihak perlindungan hewan kota Taipei tetap melakukan penelitian lebih lanjut apakah ada babi dalam radius tiga kilometer yang menunjukkan tanda-tanda tidak normal dan telah terjangkit virus tersebut. Penemuan babi mati di Taipei mengikuti penemuan dua bangkai babi baru-baru ini di sepanjang garis pantai Kabupaten Kinmen, yang dipastikan terinfeksi virus ASF. Sejak itu, tindakan karantina diperketat di Kinmen, yang terletak kurang dari 10 kilometer di lepas pantai Cina, untuk memberlakukan larangan pengiriman produk daging ke Taiwan. [Etty]