NEWS

Tuntut Pengaturan Jadwal Terbang, Serikat Pilot China Airlines Lakukan Mogok Kerja

Aksi mogok kerja yang dilakukan Serikat Pilot China Airlines mempengaruhi penerbangan. Aksi ini dimulai pada Jumat (8/2/19). Memasuki hari ke-empat aksi mogok kerja yang terjadi pada Senin (11/2/19) sebanyak 22 penerbangan, yang meliputi 9 penerbangan keberangkatan dan 13 penerbangan kedatangan dibatalkan. Sehingga mengakibatkan 3.893 orang penumpang gagal melakukan penerbangan.

Senin, 11 Februari merupakan hari pertama kerja setelah liburan panjang  Tahun Baru Imlek. Bandara Taoyuan memperkirakan ada 724 jadwal penerbangan (termasuk 89 jadwal penerbangan tambahan), jumlah penumpang sekitar 140.744 orang, meskipun sudah menurun jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang berjumlah 160 ribu orang, tetapi masih lebih banyak dibandingkan masa puncak liburan Imlek tahun lalu yang hanya sebesar 125 ribu penumpang, lebih banyak 12,5%, Bandara Taoyuan selain tanggal 11 Februari merupakan hari pertama kerja setelah liburan panjang Tahun Baru Imlek.

Serikat Pilot China Airlines membangun tenda istirahat sementara di lahan parker kawasan Bandara Songshan Taipei untuk menerima pengembalian Kartu Layak Terbang dari para pilot. Salah satu pilot peserta aksi mogok kerja mengatakan, mereka kerap menjalankan tugas penerbangan pada tengah malam, tanpa istirahat. Mereka harus mengunyah permen karet atau minum kopi agar tetap terjaga. Hal ini mengakibatkan mereka tidak sadarkan diri setelah menyelesaikan penerbangan.

“Kami tidak beristirahat selama 5 hingga 6 jam, sehingga kami harus mengunyah permen karet, minum kopi agar terus terjaga. Atau dengan cara saling menyemangati antara satu dengan yang lainnya hingga pesawat mendarat dengan selamat di bandara,” tutur pilot Wu.

Aksi mogok Serikat Pilot China Airlines menuntut dua permintaan yaitu perbaikan sistem jadwal kerja yang melelahkan dan perlindungan hak para pilot di dalam negeri. Menanggapi aksi tersebut, CEO China Airlines mendatangi bandara Taoyuan terminal 2 untuk menyapa para awak darat China Airlines yang masih terus menjalankan tugasnya, pada Sabtu (09/2/19) Dalam wawancara dengan media, Hsieh Shih-chien menyampaikan kunjungan tersebut kerap ia lakukan. Saat ditanya mengenai masalah penyelenggaraan diskusi musyawarah, ia menyerahkan sepenuhnya kepada panitia untuk menampung segala permasalahan yang ingin disampaikan oleh Serikat Pilot China Airlines. [Etty]