NEWS

Siti Aisyah, Terdakwa Pembunuh Kim Jong Nam Akhirnya Dibebaskan


Senyum bahagia Aisyah saat tiba di tanah air

Siti Aisyah telah dibebaskan dari tuduhan membunuh kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong Un, Kim Jong Nam yang tewas di Malaysia akibat diracun. Keputusan pengadilan Malaysia tersebut tentu disambut bahagia Warga Negara Indonesia (WNI) kelahiran Serang, Banten itu. Rasa haru dan sangat berterima kasih Siti Aisyah berikan untuk pemerintah, yang telah berupaya membantu pembebasanya.

Setibanya di tanah air, Aisyah langsung diserahkan pada keluarganya. Aisyah bertemu dengan presiden Joko Widodo pada Selasa (12/3/19). Saat bertemu kepala negara, wanita tersebut hingga mencium tangan presiden sebanyak tiga kali sebagai ucapan terima kasih atas kebebasanya, sehingga ia dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Presiden menuturkan proses pembebasan Aisyah bukanlah proses yang mudah.

Pembebasan ini bisa terjadi karena melalui pendekatan panjang oleh pihak kedutaan besar, Kementerian Hukum, HAM, dan Kementerian Luar Negeri. Langkah ini diapresiasi oleh berbagai kalangan, karena dengan membebaskan Siti Aisyah, merupakan bukti Pemberian perlindungan hukum bagi WNI yang berada di luar negeri.

Hal senada juga disampaikan Migrant Care, mereka menanggapi positif pembebasan Siti Aisyah dari hukuman mati. Putusan ini merupakan langkah konkret, baik itu dari Presiden, Kemenlu, ataupun Kemenlukam. Dakwaan terhadap Siti Aisyah dicabut dengan alasan guna kepentingan umum. 

Rasa haru dan bahagia menyelimuti keluarga menyambut kedatangan Siti Aisyah, wanita kelahiran Serang, 11 Februari 1992 resmi bebas pada hari Senin (11/3/19). Seperti kita ketahui Siti Aisyah didakwa bersalah bersama seorang warga negara Vietnam, Doan Thi Huoang karena mengolesi zat saraf VX beracun ke wajah Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur, pada 2017 silam. Namun kini, ia dapat kembali ke tengah keluarga yang disayangi. [Etty]