NEWS

PRIMBON MENUNDUKKAN PASANGAN SELINGKUH

Karena zaman semakin gila dan perselingkuhan makin merajalela, maka Anda perlu melakukan ritual untuk menundukkan pasangan Anda. Seperti apakah rahasianya dan bagaimana cara mengamalkannya ?

OLEH: FADIL

Kenapa Anda selingkuh? Mudah saja lidah ini menjawabnya, karena memang tak perlu mencari-cari banyak alasan untuk sesuatu yang salah. Tetapi mungkin ada tiga alasan yang paling sering dikemukakan. Pertama, karena Anda memang merasa butuh untuk selingkuh. Kedua, Anda bosan dengan hubungan yang stagnan dan monoton. Dan ketiga, Anda seorang yang suka pada lika-liku hidup dan terpana bila tantangan itu sudah ada di depan mata. 

Dari ketiga alasan tersebut, semuanya tidak ada yang bisa dibenarkan. Jikapun salah satunya harus dipaksakan sebagai dalil Anda berselingkuh, maka itulah yang namanya membenar-benarkan kesalahan. Intinya, Anda memang tipe seorang yang tidak bisa setia terhadap pasangan.
Tetapi ketahuilah, hampir semua pelaku selingkuh itu sebenarnya menyadari kesalahannya. Hanya saja mereka kemudian senang mencari pembelaan untuk dirinya sendiri, agar yang salah itu dinyatakan (seolah) benar. Padahal, yang salah ya memang salah. Apa pun alasannya, tak ada yang benar untuk sebuah perselingkuhan. 
Coba camkan: Kenapa harus selingkuh? Kenapa harus menyakiti orang yang kita cintai dan mencintai kita untuk sesuatu yang belum pasti? Atau sesungguhnya Anda melambangkan cinta itu hanya sebagai alat pelampias nafsu belaka? 
Barangkali, pertanyaan-pertanyaan tersebut mudah kita ucapkan. Tetapi Anda atau siapa saja, mungkin bisa terserang “penyakit jiwa” bernama selingkuh tersebut. Yang penting kita ketahui dan waspadai, ternyata berjangkitnya wabah perselingkuhan itu bisa juga diakibatkan oleh adanya intervensi jin.

Anda mungkin bertanya: Bagaimana mungkin jin bisa mendorong perselingkuhan? Apa iya, ada hubungannya antara jin dan perselingkuhan? Atau ini hanya sekadar mengada-ada saja? 
Apa yang akan diungkapkan lewat tulisan ini mungkin terkesan mengada-ada. Tetapi beberapa dalil dan bukti lapangan, menunjukkan bahwa jin memang bisa menjadi pendorong perselingkuhan, bahkan kemudian ia bisa juga menjadi penyebab perceraian. 
Nah, soal jin bisa menjadi penyebab perceraian, dengan jelas Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 102 menyatakan sebagai berikut: “….Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” 
Dari ayat tersebut, dapat dimengerti bahwa jin bisa menjadi penyebab perpisahan antara pasangan suami istri. Padahal, sakinah mawaddah wa rahmah itulah butir kata-kata yang sering dilantunkan dalam doa setiap muslim yang akan mengarungi bahtera rumahtangga. Suasana dan perasaan yang tenang, cinta dan kasih sayang adalah harapan yang ingin dibangun setiap suami istri.
Bagaimana hubungan antara perselingkuhan, perceraian, jin dan juga sihir (guna-guna dan sejenisnya)? Hubungannya sangat dekat. Pada ayat di atas secara jelas, bahwa sihir yang dilakukan oleh jin yang bekerjasama dengan manusia, bisa menceraikan pasangan suami istri. Artinya, cerainya itu sendiri merupakan hasil akhir atau akibat yang dituju oleh jin. Sedangkan setiap akibat ada sebabnya. Setiap tujuan, ada jalannya. Perselingkuhan itulah salah satu jalan kotor menuju perceraian, yang akan dimainkan oleh setan, juga jin yang melihat kesempatan itu, atau jin yang dipakai dalam sihir.

Bagaimana jalan ceritanya atau kronologinya? Kira-kira seperti ini: Mula-mula setan menggoda pasangan suami istri dengan berbagai cara. Menggoda dengan bisikan, bahwa suami atau istrinya jauh lebih jelek dari lelaki lain atau perempuan lain yang ia lihat di luar, atau dengan memberikan bayangan akan keindahan hubungan lain di luar mereka berdua. Bila bisikan itu sudah mengena di hati, maka setan akan terus menerus mengipas-kipas hati orang tersebut, memunculkan percekcokan, perselisihan dan ketidakharmonisan. Bahkan bisa sampai mendorong ke perselingkuhan.
Proses dorongan setan untuk melakukan itu semua, bisa dari cara yang halus sampai cara yang kasar. Cara yang halus, ya itu tadi, melalui bisikan. Cara yang kasar, bisa saja setan itu merasuk ke dalam tubuh orang tersebut, baik karena kemauannya sendiri, atau karena melalui jalan sihir. Sihir itu bisa karena keinginan salah satu pasangan, atau karena orang lain. Misalnya pasangan selingkuhnya meminta para tukang sihir untuk menyihir (guna-guna) pasangan resmi dari kawan selingkuhnya itu. 
Sejauh ini terdapat pelaku selingkuh yang terjebak dalam polarisasi kekuatan gaib. Misalnya karena terkena guna-guna atau pelet. Ilmu-ilmu yang digunakan umumnya bersumber dari aliran hitam, sehingga jelas ada unsur jin yang turut dilibatkan. Begitulah yang terjadi, sehingga selingkuh meroyak bagaikan sebuah epidemi penyakit yang sulit terhindarkan.
Dalam pada itu, sebuah hadits diriwayatkan oleh Muslim Radiayallaahu Anhu, “Sesungguhnya iblis membangun istananya di atas air. Lalu ia menyebar pasukannya. Anggota yang paling dekat hubungannya dengan iblis adalah mereka yang paling dahsyat dan paling banyak melakukan fitnah (penyesatan) pada manusia. Bila seseorang dari mereka datang menghadap iblis sambil berkata, “Saya telah melakukan ini dan itu.” Maka iblis menjawabnya, “Sebenarnya kamu belum berbuat apa-apa” Lalu datang yang lainnya seraya berkata, “Aku tidak meninggalkan fulan kecuali telah aku buat dia bercerai dengan istrinya.” Maka iblis menimpali, “Sungguh hebat apa yang kamu lakukan” 
Perhatikan, perkataan anak buah iblis, “Aku tidak meninggalkan fulan kecuali telah aku buat dia bercerai dengan istrinya” pada hadits tersebut, tidak disertai penjelasan oleh setan tersebut bagaimana cara ia mengacaukan hubungan suami istri. Itu artinya, ia bisa dengan berbagai cara melakukannya. Bisa saja si setan bekerja sama dengan dukun ilmu hitam, dengan cara dia sendiri, dan tentu saja dengan mengipas-kipas dorongan untuk melakukan selingkuh. Sedang selingkuh itu sendiri, merupakan perbuatan terlarang yang setan akan terus menggoda manusia untuk melakukannya.
Karena itu, waspadai jin pendorong selingkuh yang bergentayangan di sekitar rumah tangga Anda. Berlindunglah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menciptakan dan memelihara semua makhluk serta mengendalikan mereka.
Semoga penjelasan singkat tersebut dapat membuka khazanah baru dalam ruang berpikir Anda tentang kuatnya intervensi jin dalam mendorong seseorang untuk melakukan perselingkuhan. 

Ritual isteri bila suami selingkuh
Bila Anda seorang isteri dan mendapatkan kenyataan suami Anda tengah mabuk kepayang dengan pasangan selingkuhnya, atau Anda menaruh curiga bahwa suami menjalin hubungan dengan wanita lain, maka lakukanlah kaedah amalan ilmu hikmah berikut ini:
Bangun tengah malam dan tunaikan sholat hajat 2 rakaat. Di rakaat pertama selepas Al Fatihah bacalah surat Al Kafirun 3 kali, dan di rakaat kedua selepas Al Fatihah bacalah surat Al Ikhlas 3 kali.
Setelah salam bacalah Al Fatihah yang khusus dihadiahkan kepada suami. Sebagai contoh katakanlah seperti ini: Khusususon ilaa ruuhi .(sebut nama suami) Al Fatihah….(baca surat Al Fatehah). 
Setelah itu wiridkan lafadz Basmallah (Bismillahir rahmanir rahim) sebanyak 786 kali. Setelah selesai panjatkanlah doa ini dengan sepenuh hati dan permohonan. Inilah doanya: “Ya Allah, Ya Tuhan Yang Maha Mengabulkan. Hamba Mohon dengan Keberkahan dan kelebihan Bismillahir rohmanir rahim agar tercapai apa-apa yang menjadi maksud di hati....”. Lalu ditiupkan pada segelas air putih yang tentunya harus dipersiapkan lebih dulu. Susunan doa tersebut dapat saja ditambah sendiri sesuai dengan kebutuhan yang membacanya.
Air yang telah dirituali ini sedapat mungkin harus disediakan untuk minum suami, dengan catatan harus disuguhkan tanpa menimbulkan kecurigaan apapun darinya. 
Amalkanlah kaidah ilmu hikmah ini sebanyak 3 atau 7 kali. Tidak berturut-turut tak mengapa, yang penting harus diamalkan dengan penuh kesungguhan. Jika mampu melakukan dengan sebenar-benarnya, maka setelah meminum air itu akan timbul rasa cinta dan kasih yang sangat mendalam sang suami kepada isterinya. Dengan demikian, ia pun akan segera mencampakkan pasangan selingkuhannya.

Ritual suami bila isteri selingkuh
Bagi suami yang isterinya selingkuh, atau setidaknya melihat gelagat kurang baik pada diri isteri dan ingin sang isteri taat dan patuh pada aturan normatif sebuah rumah tangga, maka bolehlah diimplementasikan amalan ilmu hikmah tersebut di atas. Perbedaannya tentunya dalam hal penyebutan namanya.
Lakukanlah kaidah amalan tersebut sesering mungkin. Dengan kasih sayang yang tulus, insya Allah akan terbentuklah rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Demikianlah ritual untuk ‘menundukkan’’ pasangan yang terkena virus perselingkuhan. Semoga bermanfaat.