NEWS

Pasutri Asal Indonesia Ditangkap Polisi Hualien, Karena Menipu Sesama WNI NTD 600.000

Foto ilustrasi

Sepasang suami istri asal Indonesia dicokok polisi Taiwan pada Sabtu (01/06/19), karena melakukan penipuan sebesar NTD 600.000 (US$ 19.000). Penangkapan dilakukan di daerah perkotaan Yuli di wilayah Taiwan Tmur. Pasutri tersebut bernama Yanto dan Mary yang tengah mengunjungi daerah Yuli, Kabupaten Hualien beberapa hari lalu. Kedua tersangka diketahui datang dari Taoyuan ke Hualien karena mereka akan bertemu dengan korban aksi penipuan yang sudah menjadi sasaran.

Korban adalah seorang wanita yang juga seorang warga negara Indonesia (WNI) bermarga Liu. Ia menjalankan bisnis di bidang kuliner dan memiliki sebuah restoran yang ia kelola bersama suaminya yang merupakan seorang warga Taiwan. Liu memiliki seorang adik yang berniat bekerja ke Taiwan. Mengetahui hal tersebut, pasangan suami istri tersebut menawarkan diri sebagai calo. Mereka mengaku hendak membantu Liu untuk menengahi kesepakatan. Namun, selama beberapa hari berikutnya, pasangan tersebut membuat alasan berbeda-beda dan terus meminta lebih banyak uang kepada Liu. Padahal korban telah memberikan sebesar NT$ 600.000 kepada mereka.

Merasa tidak beres dan curiga, Liu melaporkan masalah tersebut ke polisi setempat ketika pasangan suami-istri tersebut meminta uang lagi kepada Liu. Tak tanggung-tanggung, tersangka langsung meminta uang tunai sebesar NT$ 350.000. Akhirnya Polisi kota Hualien berhasil menangkap WNI yang diduga sebagai dalang penipuan ini pada hari Sabtu (01/06) ketika Liu hendak menyerahkan uang pembayaran tambahan yang diminta tersangka di sebuah taman dekat stasiun kereta Hualien.

Kini kedua tersangka telah diserahkan ke kantor kejaksaan distrik Hualien dan menghadapi dakwaan terkait kasus penipuan. Polisi Taiwan menghimbau kepada para pekerja migran Indonesia yang berada di Taiwan untuk berhati-hati terhadap modus jual beli job dan segera melapor jika mengetahui atau bahkan menjadi korban dari pihak yang tak bertanggung jawab. [Etty]