NEWS

Tebus 15,2 M TKI Terbebas dari Hukuman Mati


Foto Ety bersama Dubes RI di Arab Saudi Agus Maftuh (kanan)

Tebus 15,2 M TKI Terbebas dari Hukuman Mati

Ety binti Toyib Anwar, Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Jawa Barat berhasil terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi setelah divonis bersalah meracuni sang majikan, Faisal al-Ghamdi yang  tewas pada 2001 lalu. Wanita yang telah menjalani masa hukuman 19 tahun ini terbebas dari qishas setelah membayar diyat atau uang denda sebesar 4 juta riyal atau Rp15,2 miliar.

Dana tebusan diperoleh dari hasil sumbangan dari para dermawan berbagai pihak di Indonesia. Penggalangan dana tersebut dilakukan  sejak 2018 silam. Menurut penuturan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh mengatakan, dirinya bersama Fraksi PKB DPR RI sepakat mengumpulkan dana Rp5 miliar untuk menebus diyat Ety yang disimpan di Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

“Delapan puluh persen dana diyat Ety dari sumbangan LAZISNU yang berhasil terkumpul selama tujuh bulan. Diyat berhasil dikumpulkan sehari sebelum tenggat waktu ditentukan yakni pada 3 Juli 2019 lalu,” tutur Agus.

Hasil penggalangan dana tersebut dikirimkan pada Selasa (02/7/19)  ke rekening yang dibuat khusus oleh Pemerintah Provinsi Mekkah untuk kepentingan sumbangan diyat kasus Ety Bt Toyyib Anwar. Meski tenggat waktu berakhir pada bulan April, tetapi pihak KBRI berhasil bernegoisasi meminta perpanjangan.

Mengetahui Ety terbebas dari hukuman mati, pihak keluarga di Indonesia mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak pemerintah dan semuanya yang telah membantu proses hukum Ety hingga selesai. Kakak korban, Misnan, mengaku, mereka sangat menunggu kepulangan adiknya  ke tanah air untuk berkumpul dengan keluarga di Majalengka. Proses pemulangan Ety masih menunggu pengurusan administrasi dari Mahkamah Pengampunan di Arab Saudi.

[Etty]