NEWS

TKI Jawa Timur Bawa Sabu 5,5 Kg di dalam Rice Cooker


foto Eko Susanto dengan 5,5 Kg Sabu dan barang bukti lainnya

TKI Jawa Timur Bawa Sabu 5,5 Kg di dalam Rice Cooker

Petugas Bea dan Cukai Batam, Kepulauan Riau mengagalkan penyelundupan pengiriman Narkotika dan Obat terlarang (Narkoba)  jenis sabu seberat 5,5 Kg. Barang  haram tersebut dicokok dari seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jatim bernama Eko Susanto. Penangkapan dilakukan pada, Kamis (18/7/19), saat kurir dari Batam hendak ke kota Surabaya melalui Bandara Hang Nadim.

Pelaku berusaha mengelabuhi petugas dengan cara memasukkan sabu ke dalam rice cooer atau tempat penanak nasi. Namun, ketika barang bawaan melewati alat pemindai (X-ray), petugas melihat sesuatu yang  mencurigakan,  yang kemudian diketahui sebagai narkoba jenis sabu yang dibungkus dalam 5 kemasan plastik.

Kepala Seksi Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batam Febian Cahyo Wibowo menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal saat pelaku memasuki ruang kedatangan Bandara Hang Nadim.

“Ketika barang bawaan milik pelaku melewati alat pemindai (X-ray), petugas melihat ada barang mencurigakan yang kemudian diketahui sebagai narkoba jenis sabu,” katanya, Kamis (18/7/2019)

Sabu tersebut  disimpan di bagian bawah dan atas rice cooker dengan jumlah bungkusan bervariasi, yakni antara 1,2 Kg hingga 1 Kg. Sabu tersebut rencananya akan dibawa ke Jember melalui Bandara Juanda Surabaya, Jatim. Sementara itu Eko Sutrisno di depan petugas mengaku tidak mengetahui jika rice cooker itu berisi sabu. Dia berdalih hanya dititipi teman sekampungnya bernama Hadi yang juga seorang pekerja Indonesia,  dengan alasan tidak memiliki uang untuk membayar bagasi.

Pelaku diserahkan pihak Bea dan Cukai Batam kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau guna penyidikan lebih lanjut.

[Etty]