NEWS

Tahun 2019, Jumlah Pekerja Ilegal di Taiwan Menurun Signifikan

Pihak imigrasi saat menangkap pekerja asing ilegal di Taiwan

Imigrasi Taiwan (NIA) melalui kepemimpinan Chiu Feng-kuang terus berupaya memperketat pengawasan dan membuka kemudahan proses penyerahan diri bagi pekerja asing ilegal di Taiwan. Melalui kebijakan-kebijakan tersebut, saat ini jumlah pekerja asing kaburan kian berkurang. Pada tahun 2016 silam, jumlah pekerja asing ilegal mencapai 53.000 orang. Sedangkan pada bulan Juli 2019, jumlah tersebut mengalami pengurangan signifikan menjadi 47.000 orang pekerja ilegal.

Berdasarkan data statistik Departemen Kepolisian, Kementerian Dalam Negeri Taiwan, di tahun 2012 – 2018, kasus kriminal di Taiwan secara rata-rata mencapai 242.857 kasus, dengan rata-rata kasus kriminal yang melibatkan para pekerja migran asing mencapai 1.490 orang. Kasus-kasus yang melibatkan para tenaga kerja asing antara lain kasus pencurian, kasus keamanan publik dan narkotika serta obat-obatan terlarang (Narkoba).

Sejak pertengahan tahun 2012 NIA menegaskan, tim gabungan nasional telah mempersiapkan program penguatan investigasi dan hukuman yang lebih ketat. Namun, dalam Program Penyerahan diri TKA Ilegal; mereka yang menyerahkan diri, jika bekerja sama dengan baik, maka tanggung jawab dan hukumannya akan diringankan, serta dipermudah untuk kembali ke negara masing-masing tanpa kesulitan berarti. Program ini sendiri secara efektif mengurangi jumlah TKA ilegal dan berbagai kegiatan kriminalitas. (Etty)