NEWS

Pemerintah Taiwan Sediakan Perawat Pengganti Bersubsidi


(foto ilustrasi)

Pemerintah Taiwan Sediakan Perawat Pengganti Bersubsidi

Bertahun-tahun meninggalkan kampung halaman, menumbuhkan kerinduan mendalam bagi pekerja migran di negeri orang. Sayangnya, tidak semua majikan dengan mudah memberi izin saat pekerja mereka hendak cuti atau sekedar liburan bertemu teman. Banyak alasan yang mereka kemukakan, salah satunya karena pasien tidak ada yang merawat.

Untuk mengatasi permasalahn tersebut, Pemerintah Taiwan mengesahkan peraturan baru layanan subsidi untuk menggantikan perawat yang cuti atau libur. Dengan peraturan ini, masyarakat Taiwan yang mempekerjaka pekerja migran untuk merawat anggota keluarga dapat mengajukan perawatan bersubsidi melalui saluran bebas pulsa 1966 jika pekerjanya cuti.

Pemberlakuan ini resmi dikelurakan oleh Ministry of Health and Wefare (MOHW) pada Rabu (25/9/19) ke publik.  Pemerintah diperkirakan menggelontorkan dana sebesar NTD 380 juta guna membantu sekitar 180.000 majikan. Penjelasan senada dikemukakan oleh Pejabat MOHW, Chou Tou-chun, ia menuturkan peraturan ini diubah karena orang-orang yang mengalami disabilitas memerlukan perawatan setiap waktu. Mereka tidak dapat melakukan aktivitas seorang diri dan memerlukan bantuan.

Perawat yang disediakan sebagai pengganti pekerja asing selama mengambil libur atau pun cuti,  merupakan  perawat  professional yang telah mengikuti pelatihan  untuk merawat orang lanjut usia  atau siapa pun yang memiliki kebutuhan khusus.

(Etty)