NEWS

Alami Gagal Ginjal, Susanti Terkendala Biaya Cuci Darah

Alami Gagal Ginjal, Susanti Terkendala Biaya Cuci Darah

Menjadi orang tua tunggal, sebagai ayah sekaligus ibu tidak lah mudah. Demi menghidupi buah hati dan  keluarga yang disayangi, rela meninggalkan kampung halaman dan berjuang di negeri orang. Seperti yang dialami Dwi Susanti, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo, Ngrayun, Jawa Timur ini harus dirawat di Rumah Sakit Paochien Hospital, daerah Pintung untuk terus bertahan dari gagal ginjal yang ia derita.

Wanita yang sudah lima tahun bekerja di Taiwan ini harus menafkahi empat orang anak-anaknya sendiri, pasca setahun lalu suaminya meninggal dunia sewaktu ia masih di Taiwan. Susanti harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, dalam tugas kesehariannya, wanita tersebut menjaga akong dan ama.

Akibat gagal ginjal yang diderita, wanita yang memiliki akun facebook Dwi Susanti ini harus menjalani cuci darah secara rutin. Namun, pengobatan ini memerlukan biaya yang cukup besar. Sedangkan pasien terkendala keuangan. Besar harapan Susanti pada rekan-rekan PMI semuanya untuk berkenan membantu meringankan beban penderitaan beliau.

[Etty]