NEWS

Datang dengan Visa Turis, Ica Meninggal Dunia

Datang dengan Visa Turis, Ica Meninggal Dunia

Menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan merantau ke negeri orang kerap dijadikan jalan keluar dari masalah perekonomian. Sayangnya, banyak pekerja migran yang berangkat bekerja tidak melalui prosedur yang berlaku sesuai undang-undang tenaga kerja. Sehingga, mereka tidak memiliki jaminan keselamatan saat berada di negara tujuan.

Salah satunya adalah Ica (45), wanita yang berasal dari Desa Siantan Tengah, Kec. Pontianak Utara ini datang ke Taiwan dengan menggunakan visa kunjungan wisata (turis). Wanita tersebut bekerja di Kota Yangmei menjaga lansia. Baru setahun bekerja, wanita kelahiran 11 Maret, 1974 ini harus mengembuskan nafas terakhirnya di negeri orang.

Taiwan yang saat ini pada frase musim dingin, menyebabkan tubuh Ica harus beradaptasi dengan linkungan. Namun, ia kerap terbatuk-batuk hingga mengeluarkan darah. Bahkan, jika rebahan, dadanya terasa sesak dan sulit bernafas. Oleh majikan Ica dibawa berobat, meskipun sedikit sulit. Karena Ia tidak memiliki Kartu Kesehatan.

Kejadian mutah darah terulang lagi, bahkan melalui hidung saat ia tengah berkomunikasi melalui App LINE dengan sang putri, bernama Santi (17). Dalam percakapan tersebut sang putri menyuruh ibunya pulang, jika kesehatannya tidak baik. Namun, Ica tetap ingin bekerja, karena ingin mendapat uang untuk membelikan motor sang buah hati. Sayangnya, takdir berkata lain, saat beristirahat kondisi Ica terus melemah dan tak sadarkan diri. Majikan mencoba mencari pertolongan, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Saat ini jenazah almarhumah disemayamkan di yayasan rumah duka, sambil menunggu hasil visum dan pengurusan dokumen jenazah untuk dipulangkan ke tanah air. Majikan bersedia membiayai pemulangan jenazah yang berkoordinasi dengan Kantor Dagang Ekonomomi Indonesia (KDEI) Taipei, DPW SBMI Mempawah, DPC SBMI Malang, dan DPLN SBMI Taiwan. [Etty]