NEWS

Alami Patah Tulang, Herna Pulang Tak Membawa Kesuksesan

Alami Patah Tulang, Herna Pulang Tak Membawa Kesuksesan

Pupus sudah Impian Herna Mariana untuk mengisi pundi rezeki dengan dolar Taiwan. Pasalnya, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung, Jawa Timur ini  harus kembali ke kampung halaman tanpa membawa kesuksesan. Herna tiba di tanah air, pada Rabu (8/1/20)  dengan membawa kenangan kelam harus menjalani operasi di perantauan.

Oktober, 2018 silam, Herna datang mengadu nasib ke Taiwan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Namun, Dewi Fortuna belum berpihak padanya. Ia harus berpindah majikan, karena tidak cocok dengan nenek (pasien) yang dirawat. Pada majikan kedua, wanita tersebut menjaga seorang  kakek, itu pun hanya bertahan 3,5 bulan, karena pasien  meninggal dunia.

Selama tiga bulan bekerja, Herna mengalami sakit pinggang dan hanya melakukan control saja. Namun, semakin hari rasa sakit tersebut kian mendera, sehingga membuatnya tidak tahan. Sehingga, memutuskan untuk melakukan pemeriksaan di  Mackay Memorial Hospital. Namun, betapa terkejutnya, saat mengetahui jika biaya administrasi mencapai NT$ 270.000. Sungguh nominal yang sangat besar dan sulit terpenuhi, meskipun ia memiliki kartu kesehatan.

Dengan membawa kebingungan, Herna memeriksakan diri di University Hospital dengan diantar agensi. Di rumah sakit ini, biaya operasi mencapai  NT$ 70.000. Dengan kepedulian dan empati yang tinggi, rekan-rekan pekerja migran memberikan donasi sebesar NT$ 30.000 dan  Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Miaoli menyumbang sebesar NT$ 30.000.

Kini Herna telah kembali ke tanah air, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya saat masa penyembuhan. Tak lupa ia pun berpesan kepada seluruh PMI yang tengah bekerja, untuk menjaga kesehatan meskipun disibukan oleh pekerjaan.

[Etty]