NEWS

Taiwan Menutup Kedatangan Wisatawan Asing

Taiwan Menutup Kedatangan Wisatawan Asing

Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) pada hari Rabu (18/3) mengumumkan bahwa kasus jumlah pasien yang terinfeksi Virus Corona (COVID-19) mengalami peningkatan 23 orang menjadi 100 pasien. Untuk itu, pemerintah mengumumkan semua pengunjung asing akan dilarang memasuki Taiwan.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu kemudian mengumumkan, bagi warga asing yang memiliki dokumen berupa ARC, surat tugas diplopatik resmi, surat keterangann usaha masih diizinkan memasuki Taiwan dengan mengikuti peraturan pencegahan epidemi dalam negeri dan menjalani karantina pribadi di rumah selama 14 hari. Tindakan ini dilakukan karena  peningkatan mendadak dalam kasus pulang dari Eropa, Mesir, dan Turki, serta 1 pasien pulang berlibur dari Bali.  

Pemerintah juga menawarkan gaji NT$ 1.000 (US $ 33) per hari untuk mereka yang harus menjalani karantina. Menteri Kesehatan dan Kepala CEEC, Chen Shih Chun juga  menasihati orang-orang yang baru-baru ini bepergian ke Eropa untuk menghubungi pejabat pemerintah lokal dan sepenuhnya jujur ​​tentang sejarah perjalanan mereka dan orang-orang yang berhubungan.

Ia memperingatkan bahwa dia memiliki daftar lengkap penumpang yang telah melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang menjadi wabah pandemi. Bagi mereka yang gagal melakukan karantina, akan kehilangan uang harian.  

[Etty]