NEWS

Pekerja Migran Yang Cuti ke Tanah Air Untuk Sementara Tidak Bisa Kembali ke Taiwan

Pekerja Migran Yang Cuti ke Tanah Air Untuk Sementara Tidak Bisa Kembali ke Taiwan

Pemerintah Taiwan mengeluarkan pernyataan bahwa para pekerja asing di Taiwan tidak diperbolehkan untuk mengambil cuti ke negara asal. Jika masih melakukan cuti, mereka tidak diizinkan kembali ke Taiwan. Sementara itu, jika akan kembali ke Taiwan dalam waktu dekat akan dikarantina selama 14 hari dan dijemput oleh petugas kesehatan secara khusus.

Dalam konferensi pers terkait coronavirus COVID-19, Wakil Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Lin San Kuei (林三貴) mengatakan bahwa sebagian besar pekerja asing di Taiwan berasal dari Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina. MOL pun segera menyusun ketentuan perlindungan. Untuk menghindari jumlah pekerja migran yang terlalu banyak, Lin pun meminta agar para majikan untuk mempertimbangkan pembaharuan kontrak kerja para pekerja saat ini, daripada mereka diminta mencari majikan baru. Para majikan atau pengusaha diperbolehkan untuk memperpanjang masa kontrak para pekerja mereka jika kontrak berakhir saat pandemi masih berlangsung.

Selain itu, para majikan harus bertanggung jawab untuk membantu para pekerja saat dikarantina, serta mencarikan rumah karantina mulai tangga 18 Maret. MOL pun meminta agar para pekerja asing profesional di Taiwan untuk menangguhkan perjalanan mereka, kemudian menekankan jika pekerja migran mulai hari ini (18 Maret), tetap berkeras untuk pulang, maka mereka tidak diperkenankan kembali ke Taiwan. Ia menyatakan bahwa pemerintah Taiwan akan memberikan uang pengembalian jika penerbangan mereka dibatalkan.

[Etty]