NEWS

Keluarga Nina, Penderita Aplastic Anemia Tiba di Taiwan untuk Proses Transplantasi Sumsum Tulang

Keluarga Nina, Penderita Aplastic Anemia Tiba di Taiwan untuk Proses Transplantasi

Perjuangan Nina Herlina melawan Aplastic Anemia (AA) tidak sendiri. Banyak doa dan cinta yang diberikan rekan-rekan Pekerja migran Indonesia (PMI) dan semua pihak di Taiwan untuknya. Open donasi untuk pembiayaan transplantasi sumsum tulang sebesar NTD 400.000 dapat terkumpul dalam waktu beberapa hari. Bahkan, melebihi target. Total akhir yang diumumkan TIWA, jumlah donasi sebesar NTD 409.965.

Seperti pemberitaan yang direlease TIMedia sebelumnya, Nina divonis menderita Aplastic Anemia tingkat darurat, sehingga harus menjalani tranplantasi sumsung tulang dari kedua adiknya yang berumur 6 da 14 tahun. Setelah pengurusan dokumen dan harus melalui prosedur kedatangan, terbanglah Ibu dan kedua adik Nina ke Taiwan pada Senin, 1 Juni. Keberangkatan mereka dibarengi dengan persiapan tim medis, departemen imigrasi dan pusat pengendalian penyakit guna menyambut kedatangan mereka dan segera melakukan prosedur kelanjutan pengobatan Nina.

Selasa (02/06) pesawat yang mereka tumpangi mendarat di bandara Tauyoan dengan selamat. Mereka bertiga kemudian dibawa ke rumah sakit guna melakukan tes CoVID-19, sesuai standart internasional, dan mendapatkan hasil negative. Satu kecemasan telah berlalu, kedua adik Nina juga harus menjalani test pengambilan darah. Mungkin dikarenakan factor usia yang masih muda, proses pengambilan darah tidak lancar, sehingga harus dilakukan beberapa kali. Namun, kedua bocah tersebut tetap semangat dan tak menyerah untuk menyelamatkan nyawa kakak tercinta.

Saat ini ibu beserta kedua adik Nina tengah menjalani karantina sesuai dengan protocol pencegahan Virus Corona (COVID-19) standar internasional. Mari kita doakan agar proses transplantasi dan penyembuhan Nina berjalan dengan lancar, dan dapat normal seperti sediakala.

[Etty]