NEWS

Satu Tahun di Taiwan, Esih Divonis Gagal Paru-Paru dan Ginjal

Satu Tahun di Taiwan, Esih Divonis Gagal Paru-Paru dan Ginjal

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat harus berjuang melawan maut setelah divonis gagal ginjal. Esih (40)  harus menjalani pengobatan di Rumah Sakit Chang Gung Memorial Hospital Linkou sejak 1 Juni lalu. Ia dilarikan ke rumah sakit  karena tiba-tiba pingsan di rumah majikan, bahkan hingga kini keadaannya tidak stabil. Beberapa kali Esih keluar masuk Intensice Care Unit ( ICU) untuk penyelamatan darurat dan hingga cuci darah. Dokter mendiagnosa beberapa organ tubuh seperti hati, ginjal, paru-paru, jantung, lambung telah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Wanita asal Desa Jatisawit Lor, Kec. Jatibarang ini adalah sosok PMI yang sangat bertanggungjawab kepada keluarga dan pekerjaannya. Pada bulan Mei, 2019 silam, dibalutnya asa mencari rezeki di bumi Formosa untuk perekonomian dan masa depan lebih baik hingga rela berpisah dengan keluarga. Namun siapa sangka, setelah satu tahun merawat nenek yang berumur 90 tahun, kondisi Esih memburuk dan membahayakan nyawa.

Untuk melakukan pengobatan dibutuhkan dana yang besar, sedangkan kondisi ekonomi keluarga Esih tidak mampu. Suaminya yang berada di tanah air pun kebingungan, hendak kemana mencari biaya pengobatan. Mari bantu Esih dan doakan agar ia segera sembuh, sehingga beraktivitas seperti sediakala.

[Etty]