NEWS

Emotikon Senyum di Lantai Aula Taipei Main Station Terlihat Menyambut Pengunjung

Emotikon Senyum di Lantai Aula Taipei Main Station Terlihat Menyambut Pengunjung

Ada yang berbeda jika Anda datang mengunjungi aula Taipei Main Stasion (TMS) saat ini, yang merupakan tempat favorite berkumpulnya pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Setelah sebelumnya pemerintah kota Taipei menuai pro dan kontra atas wacana penutupan selamanya aula TMS untuk para pengunjung agar tidak duduk-duduk di area yang dulu terkenal dengan sebutan papan catur dengan warna kotak-kotak hitam dan putih tersebut.

Setelah dilakukan penutupan sementara guna mencegah penyebaran Covid-19, saat ini pihak kereta api telah membuka kembali aula TMS untuk para pengunjung. Pada lantai catur terdapat stiker-stiker raksasa dengan emotikon tersenyum dari 10 bahasa, termasuk Mandarin, Inggris, Jepang, Korea, Indonesia, Filipina dan Vietnam yang berarti “senyum”, sebagai  tanda keramahan menyambut siapa saja yang berkunjung di area tersebut.  Selain itu juga, pihak pengelola menambah lebih banyak lagi kursi di area lobi stasiun utama Taipei, sehingga menambah kenyamanan bagi penumpang kereta api atau pun pengunjung di akhir pekan.

“Berdasarkan tujuannya yaitu guna menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi imigran baru dan pekerja asing di Taiwan, kami menyambut semua penumpang di stasion utama Taipei untuk dapat menggunakan sarana dan ruang public yang tersedia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat,” tutur kepala stasion utama Taipei, Tu Wei Ting.

Seperti kita ketahui aula TMS tidak hanya sebagai sarana duduk-duduk oleh pengunjung pada akhir pekan, tetapi sebagai tempat pertukaran budaya dan perhelataan acara lainnya. Tempat ini memiliki arti tersendiri bagi pekerja migran di Taiwan. Di mana pada saat libur dan hari-hari besar peryaan tertentu mereka dapat berkumpul dan bertemu dengan teman dan saudara setanah air. Sehingga dapat mengobati kerinduan mereka pada kampung halaman.

[Etty]