NEWS

Terciduk Pembuat Omelet dan Bubur yang Viral di Kaoshiung Ternyata Koki Ilegal dari Vietnam

Terciduk Pembuat Omelet dan Bubur yang Viral di Kaoshiung Ternyata Koki Ilegal dari Vietnam

Badan Imigrasi Taiwan (NIA) menangkap seorang pekerja migran ilegal dari Vietnam pada hari Senin (20/7). Penangkapan ini menindaklanjuti setelah ada informasi dari informan berbayar, jika ada seorang koki ilegal yang menjual omelet tiram dan bubur seafood di Distrik Zihguan. Pekerja migran tersebut bernama A-teh, yang saat ini menjalani pemeriksaan.

Menurut keterangan majikan, A-teh telah berada di Taiwan selama 6 tahun. Ia bekerja di sebuah kedai makanan omelet tiram dan bubur seafood sejak tahun 2019 lalu atau awal 2020. Ia mencoba melamar pekerjaan setelah melihat ada kedai makanan di Kaohsiung yang menjual makanan mirip seperti yang ada di Vietnam.

Memiliki pengalaman sebagai juru masak atau koki di Vietnam, A-teh pun kemudian mencoba membuat omelet tiram dan bubur seafood untuk pemilik kedai. Hasilnya, bos pemilik kedai sangat menyukai makanannya dan bahkan mempekerjakan A-teh sebagai koki di tempat tersebut. Padahal secara hukum, mempekerjakan pekerja ilegal sangat dilarang.

Olahan tangan A-teh sangat enak, bahkan membantu menghidupkan bisnis makanan di kedai tersebut. Keahliannya membuat banyak pelanggan datang hingga menjadi viral di media sosial. Sehingg menjadi salah satu kedai terlaris di daerah tersebut. Dalam sehari, kedai makanan dapat menjual 400 omelet tiram dan 500 porsi bubur. Pada hari libur, para konsumen harus mengantri setidaknya selama 1 jam.

Tertangkapnya A-teh, membuat para konsumen mengeluh dan bersedih karena mereka tidak  dapat lagi menikmati makanan enak yang disiapkan oleh koki Vietnam tersebut. Karena mempekerjakan pekerja ilegal, pemilik kedai harus menghadapi hukuman denda sekitar  150.000 NTD – 750.000 NTD. Jika dalam waktu 5 tahun kembali melanggar, maka pemilik kedai harus bersiap menghadapi hukuman penjara.

[Etty]