NEWS

CECC Menutup Akses 4 PJTKI dengan PMI Tertinggi Positif COVID-19 Saat Tiba di Taiwan

CECC Menutup Akses 4 PJTKI dengan PMI Tertinggi Positif COVID-19 Saat Tiba di Taiwan

Pada Rabu lalu (18/11/2020) Taiwan mengalami penambahan dua kasus impor COVID-19. Salah satu diantaranya ternyata merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), berusia 30-an. Dengan terus melonjaknya jumlah angka positif COVID-19 dikarenakan kasus impor dari pekerja Indonesia, maka Central Epidemic Command Centre (CECC) pada jumpa persnya menyatakan bahwa akan menutup akses masuknya PMI dari 4 PJTKI mulai 20 November mendatang.

Nama-nama PJTKI yang akan ditutup aksesnya sebagai berikut :

  1. 1. PT Sentosa Karya AdiTama
  2. 2. PT Vita Melati Indonesia
  3. 3. PT Ekoresti Berkarya
  4. 4. PT Graha Ayukarsa

Namun, ketentuan di atas tidak berlaku bagi orang yang telah memperoleh visa sebelum 19 November. Sebagai antisipasi gelombang kedua pada musim dingin, pengetatan protokol pencegahan akan kembali diterapkan dari 1 Desember 2020 s/d 29 Febuari 2021 dengan memperkuat karantina perbatasan, dimana semua pendatang dari negara manapun yang ingin masuk ke Taiwan harus melampirkan Tes Asam Nukleat untuk COVID-19 dengan hasil negatif.

Ketua CECC, Chen Shih-chung menyampaikan, bagi PMI yang bekerja di sektor informal atau yang telah memperoleh surat re-entry permit, maka wajib menjalani prosedur karantina di instansi isolasi terpusat. Sedangkan bagi pihak majikan yang merekrut PMI sektor formal, wajib menyediakan tempat bagi PMI mereka untuk menjalankan prosedur karantina mandiri.

Dengan terus meningkatnya jumlah pasien COVID-19, pemberlakuan mengenakan masker akan diterapkan wajib bagi 8 kategori aktivitas dalam ruangan seperti sarana umum, sarana transportasi umum, rumah sakit, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, sekolah dan stadium. Bagi yang melanggar akan dikenakan denda NT$3.000 hingga NT$15.000.

Update jumlah kasus COVID-19 saat ini sebanyak 607 pasien positif dengan 7 pasien meninggal dunia, sedangkan 541 pasien lainnya dinyatakan sembuh dan telah keluar dari karantina.

[Etty]