NEWS

Taiwan Membuka Kembali Pengiriman PMI Dengan Jumlah Yang Dibatasi

Taiwan Membuka Kembali Pengiriman PMI Dengan Jumlah Yang Dibatasi

Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) menyetujui usulan kementerian tenaga kerja Taiwan terkait pembukaan kembali pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Taiwan setelah dilakukan penutupan selama lebih dari tiga bulan lamanya.

Dalam diskusi yang dilaksanakan pada Selasa lalu (16/3/2021), CECC mengatakan bahwa meskipun menyetujui usulan tersebut, namun pengiriman PMI ke Taiwan harus dibatasi jumlahnya dan tetap mematuhi protokol pencegahan pandemi COVID-19.

Jumlah pengiriman yang disetujui dibatasi sekitar 46 pekerja migran Indonesia, dengan syarat melakukan test PCR di rumah sakit yang di rekomendasikan oleh Taiwan. Sementara untuk pembukaan perekrutan PMI yang baru masih harus menunggu keadaan pandemi. Hal ini dikarenakan jumlah pasien dan tingkat penularan COVID-19 di Indonesia. Setelah dilakukan observasi, baru akan diputuskan untuk mengambil langkah selanjutnya.

Seperti yang diketahui sejak 4 Desember 2020 lalu, pemerintah Taiwan memberhentikan pengiriman PMI hingga batas waktu yang belum ditentukan. Tindakan ini merupakan dampak dari kasus impor COVID-19 tertinggi yang dibawa CPMI saat datang ke Taiwan. Padahal saat tiba, mereka membawa hasil test negatif. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, sebanyak 52 PJTKI ditutup izin operasinya oleh Kementrian Tenaga Kerja Taiwan sejak  1 Januari 2021, karena Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) memiliki jumlah kasus positif COVID-19 yang tinggi saat tiba di Taiwan.

[Etty]