NEWS

Menjadi Kaburan 8 Tahun, Seorang PMI Tertangkap Polisi Saat Belanja di Toko Indo

Menjadi Kaburan 8 Tahun, Seorang PMI Tertangkap Polisi Saat Belanja di Toko Indo

Seorang pekerja migran wanita Indonesia berstatus illegal, ditangkap polisi saat mengunjungi toko Indonesia untuk berbelanja di Kota Keelung pada Minggu (18/4/2021). PMI tersebut bertemu polisi dan saat dimintai kartu identitas (ARC), dia berbohong bahwa dia lupa membawanya. Polisi pun memintanya untuk menyuruh temannya memberikan foto ARC tersebut melalui handphone. Bahkan, sang polisi bersedia membuka penambatan koneksi internet untuk PMI tersebut.

Karena bingung tidak tahu harus beralasan apa lagi, akhirnya sang PMI tersebut mengaku jika ia adalah pekerja kaburan selama 8 tahun. Ia mengaku selama ini bekerja part-time sebagai perawat pasien, di Taoyuan, Hsinchu, Taipei dan Keelung. Di Keelung ia menyewa rumah untuk bersembunyi.

Setelah diintrograsi polisi, PMI tersebut dibawa ke kantor imigrasi untuk diproses kepulangannya. Namun sebelum pergi meninggalkan toko tersebut, sang PMI pamit ke temannya. Mereka menangis berpelukan karena akan berpisah. Untuk memperkuat keamanan publik, pada pukul 6 sore Departemen Kepolisian Keelung dipimpin oleh Xu Yao-bin melakukan inspeksi di berbagai tempat di mana para pekerja asing berkumpul.

Polisi mengatakan untuk menghindari pekerja migran asing ilegal, warga Taiwan diminta wajib memperhatikan dan memverifikasi identitas pekerjanya. Mereka harus mencari tenaga kerja melalui agen formal, untuk menghindari penyalahgunaan tenaga kerja migran yang kabur untuk bekerja secara ilegal.

[Etty]