NEWS

Komplikasi Akut, Sunenti Jalani Perawatan di ICU Rumah Sakit China

Komplikasi Akut, Sunenti Jalani Perawatan di ICU Rumah Sakit China

Kondisi Sunenti yang saat ini menjalani perawatan di Pudong Hospital, Shanghai, China berangsur membaik. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu ini harus masuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dan menjalani perawatan intensif hampir satu bulan, karena penyakit komplikasinya kambuh. Selain itu, pasien juga menderita asma akut dan infeksi lambung.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) cabang Indramayu, Juwarih mengatakan bahwa walaupun kondisi Sunenti sudah membaik, akan tetapi saat ini ia harus tertahan di rumah sakit karena kendala biaya.

"Keluarga sebenarnya sudah mengirim hampir 67 juta rupiah, tetapi masih kurang sekitar 57 juta rupiah lagi," tutur Juwarih.

Saat mengirimkan uang pertama sebesar 67 juta rupiah, keluarga harus rela menggadaikan rumah di kampung halaman. Namun, pihak agensi yang membantu merawat Sunenti mengabarkan bahwa uang tersebut masih tetap kurang untuk biaya perawatan dan pengobatan sebesar 57 juga rupiah lagi.

Sunenti sudah bekerja sekitar 2 tahun secara unprosedural tanpa dokumen di Negeri Tirai Bambu tersebut. Selama bekerja penyakitnya seringkali kambuh, sehingga Sunenti akhirnya memutuskan untuk pulang ke tanah air. Namun saat wanita tersebut mendatangi kantor imigrasi, ia tiba-tiba koma tak sadarkan diri.

Kabar Sunenti viral dijagad maya setelah postingan dari seorang temannya yang memiliki akun facebook Nyonya Bogosipo mengabarkan kondisi kesehatannya. Dalam postingannya tersebut, ia juga menggalang dana sehingga teman-teman, sesama pekerja yang ada di Hong Kong untuk dapat menyisihkan rezekinya untuk biaya perawatan dan kepulangan Sunenti ke tanah air.

[Etty]