NEWS

Pengurusan Dokumen Secara Online Untuk Mencegah Praktik Jual Beli Job

Pengurusan Dokumen Secara Online Untuk Mencegah Praktik Jual Beli Job

Setelah menerima petisi pengaduan dari pekerja migran asing (PMA) mengenai praktik jual beli job dengan harga mahal yang dilakukan agensi secara illegal, beberapa Legislator mengadakan konfrensi pers. Mereka menuntut Ministry of Labour (MOL) untuk memberikan izin kepada PMA agar dapat mengurus dokumen kerja secara online.

Hal ini dilakukan untuk mencegah praktik jual beli job secara ilegal dengan harga mahal hingga puluhan ribu NTD. Kementerian Tenaga Kerja diminta untuk menyelidiki keberadaan agensi ilegal dan memberantas masalah eksploitasi jangka panjang pekerja migran asing di Taiwan.

Legislator Lin Chu-yin, mengatakan bahwa ia menerima keluhan dari 10 orang PMA yang dimintai biaya pindah majikan oleh agensi dengan jumlah mencapai 25.000 NTD. Bahkan ada seorang pekerja migran Vietnam yang dimintai biaya hingga 10.000 NTD, hanya untuk mendapatkan izin pindah majikan. Namun nahasnya ia tidak mendapat dokumen pekerjaan.

Akibat pandemi COVID-19, hingga saat ini Taiwan belum juga membuka pintu penerimaan pekerja migran asing. Hal ini juga dikhawatirkan akan memicu permasalahan mengenai praktik jual beli job semakin meluas, mengingat saat ini Taiwan mengalami kekurangan tenaga kerja domestik.

Menyikapi permasalahan tersebut, MOL meninjau dan menyederhanakan proses pergantian majikan bagi para pekerja migran asing. Dengan mengizinkan PMA untuk mengunduh semua dokumen yang dibutuhkan melalui internet, atau mengizinkan majikan membantu pekerjanya menyelesaikan pengurusan dokumen. Sistem baru ini akan diluncurkan pada awal tahun depan untuk mencegah eksploitasi PMA yang dilakukan oleh agensi.

[Etty]