NEWS

Polisi Menangkap 35 PMA Ilegal Di Sebuah Pabrik Daerah Changhua

Polisi Menangkap 35 PMA Ilegal Di Sebuah Pabrik Daerah Changhua

Tim Satgas Imigrasi Changhua bekerja sama dengan Departemen Tenaga Kerja Changhua berhasil menangkap 35 pekerja migran kaburan asal Vietnam. Penggerebekan ini dilakukan setelah diterimanya laporan perihal keberadaan pekerja migran ilegal yang bersembunyi di wilayah bagian tengah Taiwan.

Pihak berwenang cabang Yuanlin, cabang Hemei serta Departemen Kepolisian Taichung akhirnya membentuk aliansi investigasi. Saat melakukan investigasi langsung ke lapangan, seorang inspektur berpura-pura menjadi seorang petani serta mengenakan pakaian petani untuk menyusup masuk ke dalam pabrik. Hal ini dilakukannya agar dapat mengumpulkan bukti-bukti dengan mudah. Ketika masuk, ia menjumpai banyak kertas yang ditempel di dinding dengan tulisan berbahasa Vietnam.

Penggerebekan tersebut melibatkan 50 personil dan berhasil meringkus 35 orang PMA ilegal. Sesuai dengan pedoman pencegahan epidemi COVID-19 yang berlaku di Taiwan, para pekerja tersebut dikirim ke salah satu Rumah Sakit di Changhua untuk melakukan tes PCR. Beruntungnya mereka semua dinyatakan negatif COVID-19.

Para pekerja migran ilegal tersebut kemudian diserahkan ke Badan Imigrasi Nasional (NIA) Taiwan untuk proses deportasi. Kepala Satuan Tugas Khusus Kabupaten Changhua, Huang Yi-gang mengatakan bahwa majikan di Taiwan dilarang mempekerjakan pekerja illegal. Barang siapa yang melanggar, akan dikenakan denda sebesar NTD 150.000 - NTD 750.000. Jika dalam kurun waktu 5 tahun melakukan kesalahan yang sama, maka pelaku akan dipenjara maksimal 3 tahun atau dikenakan denda maksimal 1,2 juta NTD.

[Etty]