NEWS

Sakit Parah Dan Tak Bisa Pulang, PMI Di Irak Membuat Video Untuk Presiden Jokowi

Sakit Parah Dan Tak Bisa Pulang, PMI Di Irak Membuat Video Untuk Presiden Jokowi

Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Arbil, Irak membuat video yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, agar membantunya pulang ke Indonesia. Rokaya (40) ingin sekali pulang ke kampung halamannya yang berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pasalnya, saat ini Rokaya dalam kondisi sakit dan tidak kuat lagi bekerja. Namun sang majikan tidak mengizinkannya pulang.

Dalam video amatir dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Rokaya mengeluh sakit yang dialaminya mulai dari bagian leher hingga kepala belakangnya. Ia juga sempat meminta pulang kepada majikannya, tetapi tidak diperbolehkan serta dimintai ganti rugi biaya untuk proses keberangkatannya.

"Asallamulaikum, Pak. Saya namanya Rokaya, saya TKW dari Indonesia yang bekerja di Irak. Saya kena sakit, Pak. Ini leher, otot-otot leher, semua sakit sampai belakang kepala. Saya sakit sudah lama, Pak. Saya minta pulang ke majikan, dia bilang enggak boleh. Katanya suruh ganti rugi. Saya bilang bu mahal, katanya harus ganti rugi,” Begitulah sedikit cuplikan dari video berdurasi 1,49 detik tersebut.

Selain sakit leher dan kepala, Rokaya juga mengeluhkan sakit di matanya. Selama sakit di Irak, Rokaya mengaku hanya memakan obat biasa dan tidak berobat ke dokter. Ia juga harus mengkonsumsi sekitar 3-4 butir setiap harinya, karena rasa sakit yang luar biasa hingga tidak kuat lagi.

Ketua SBMI Indramayu, Juwarih mengatakan bahwa Rokaya bekerja di Irak, karena ia diberi uang fee. Sebenarnya perempuan yang juga pernah menjadi PMI di Malaysia ini, telah menderita penyakit sejak tahun 2019. Ia kemudian berangkat ke Irak pada Januari 2021, karena terpaksa melalui sponsor.

Sponsor telah memberinya fee sehingga jika Rokaya tidak berangkat, maka ia harus mengembalikan uang lebih. Karena adanya unsur jeratan hutang sehingga ia terpaksa berangkat. Awalnya ketika berangkat, Rokaya masih dalam keadaan baik dan sehat. Namun setelah bekerja sekitar tiga bulan, penyakitnya kambuh lagi dan menjadi lebih parah.

[Etty]