NEWS

Polisi Berhasil Menangkap Calo Pengirim Ratusan PMI Ilegal

Polisi Berhasil Menangkap Calo Pengirim Ratusan PMI Ilegal

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang bernama Nurbaeti. Tersangka diduga telah mengirimkan sekitar 500 orang pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke luar negeri dan disalurkan ke berbagai negara, termasuk Timur Tengah. Pada Minggu kemarin (26/9/2021) Nurbaeti berhasil tertangkap di daerah Bogor, setelah sebelumnya menjadi buronan. Saat ini ia tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, Nurbaeti merupakan calo yang telah memberangkatkan PMI non-prosedural ke berbagai negara, termasuk Timur Tengah. Hingga kurang lebih 500 orang," kata Benny Rhamdani saat melakukan konfrensi pers di kantor BP2MI.

Tertangkapnya Nurbaeti, berkat laporan salah satu calon pekerja migran. CPMI tersebut berhasil melarikan diri dari penampungan Nurbaeti di Majalengka, Jawa Barat. Dari laporan tersebut, BP2MI berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat melakukan sidak ke lokasi penampungan. Di penampungan tersebut, aparat berhasil mengamankan 2 orang yang membantu Nurbaeti, Dewi dan Nukyi. Aparat juga berhasil menyelamatkan 4 CPMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

Nurbaeti sendiri telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Indramayu berdasarkan Surat Nomor DPO/59/IV/2021/Reskrim. Dia diduga telah melanggar Pasal 4 jo 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO serta Pasal 81 UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

[Etty]