NEWS

Gaji Pokok Naik Menjadi NTD 25.250 : Kesenjangan Gaji Kian Melebar

Gaji Pokok Naik Menjadi NTD 25.250 : Kesenjangan Gaji Kian Melebar

Pada Jumat lalu (8/10/2021) Kementerian Tenaga Kerja Taiwan mengadakan pertemuan komite, untuk membahas mengenai kenaikan gaji pokok standar yang akan diberlakukan pada Januari 2022 mendatang. Setelah melalui perdebatan selama 4 jam, pemerintah Taiwan akhirnya memutuskan untuk menaikkan standar gaji pokok.

Pertemuan komite yang dimulai sejak pukul 10.00 - 14.00 siang ini, dihadiri oleh perwakilan kedua belah pihak yaitu pihak pengusaha dan pihak pekerja yang saling memberikan argument masing-masing. Kenaikan standar gaji pokok kali ini merupakan ke enam kalinya selama masa pemerintahan Tsai Ying Wen yang telah menjabat sejak tahun 2016.

Standar gaji pokok yang sebelumnya adalah NTD 24.000, mengalami kenaikan sebesar NTD 1.250 menjadi NTD 25.250/bulan. Sedangkan gaji pekerja migran di sektor informal sebesar NTD 17.000 dengan durasi kerja 24 jam. Kenaikan standar gaji pokok ini juga semakin membuka lebar kesenjangan gaji antara pekerja migran formal dan informal, dengan perbedaan sebesar NTD 8.250. Sementara untuk gaji perjamnya mengalami kenaikan sebesar NTD 8, dari NTD 160 menjadi NTD 168.

Untuk memperbaiki kondisi kerja para pekerja migran di sektor informal (rumah tangga), sejumlah organisasi perwakilan pekerja migran di Taiwan terus menyuarakan agar pemerintah Taiwan memasukan pekerja informal ke dalam UU Tenaga Kerja. Sehingga mereka juga dapat menikmati kenaikan gaji serta mendapatkan perlindungan dan hak-hak pekerja migran lainnya.

[Etty]