NEWS

Polisi Tangkap Pasutri TKI Ilegal Sebagai Pengedar dan Pemakai Narkoba


Pasutri TKI ilegal bersama 1 kantung amfetamin

Pasangan suami istri diamankan pihak kepolisian Qingsui Taichung saat melakukan operasi penggerebekan narkoba. Pasutri tersebut merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal yang berada di Taiwan lebih dari dua tahun. Keduanya dicokok di kawasan Longjing District, Taichung. Petugas mendobrak pintu pintu ruangan, karena keduanya tidak bersikap kooperatif. Saat pintu terbuka, seorang wanita berumur 33 tahun, tengah duduk dilantai sembari memegangi perut dan menangis. Ia mengaku, kandungannya sakit dan butuh pertolongan untuk diantar ke rumah sakit.

Sadar hanya tipu muslihat, petugas mengabaikan wanita tersebut dan terus melakukan penggeledahan. Mereka menemukan seorang pria yang ditengarai suami wanita tersebut tengah bersembunyi di dalam lemari. Polisi juga menemukan obat terlarang amfetamin berjumlah 34 kantung, total seberat 17,4 gram.

Berdasarkan pengakuan, keduanya mendapat barang terlarang tersebut dari seorang teman yang juga pekerja Indonesia di Taiwan. Awalnya ia diberi secara gratisan, tetapi lama-lama menjadi kecanduan. Akhirnya, mereka pun disuruh mengedarkan barang tersebut seharga NTD 1500 per kantung dan NTD 2500 untuk dua kantung. Bahkan, wanita yang tengah hamil tersebut mengatakan, jika dulunya ia seorang pecandu berat. Namun, karena kondisinya yang kini berbadan dua membuatnya mengurangi dosis pemakaian.

Aparat terus melakukan pengembangan atas tertangkapnya pasutri tersebut guna mengetahui siapa Bandar di balik peredaran barang terlarang. Keduanya kini diamankan guna penyelidikan dengan tuntutan pelanggaran undang-undang narkotika. [Etty]