NEWS

Kasus Enterovirus di Taiwan Kian meningkat, Yuk Kenali Pencegahannya!

Foto diambil dari CNA

Wabah enterovirus di wilayah Taiwan terus meningkat. Hingga pekan ini, dalam konferensi pers yang digelar pada hari Selasa (04/06/19), Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan mengatakan tercatat sebanyak 11.000 kasus enterovirus yang terdata menyerang warga Taiwan. Menurut data CDC Taiwan antara bulan Mei-Juni, tercatat sebanyak 11.007 pasien mencari rawat jalan atau bantuan perawatan darurat di sejumlah rumah sakit Taiwan untuk mengobati infeksi enterovirus.

Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 9,3 persen dari kasus enterovirus yang tercatat pada minggu sebelumnya yaitu sebanyak 10.236 kasus. Wabah penyakit ini paling banyak terjadi di Kabupaten Yilan, Taoyuan, Kabupaten Miaoli, Kabupaten Yunlin, Kota Chiayi, Kabupaten Pingtung, Kabupaten Hualien, dan Kabupaten Taitung, menurut data pemantauan mingguan pihak CDC Taiwan.

Enterovirus adalah penyakit tangan, kaki, dan mulut (Hand, Foot, Mouth disease-HFMD) yang kerap menyerang anak-anak di usia 5 tahun. Wabah penyakit ini biasanya akan muncul pada musim panas dan di awal musim gugur. Saat ini di Taiwan yang telah meng-identifikasi jenis-jenis virus 71 (EV71), coxsackievirus EV68, coxsackievirus A9, coxsackievirus A10, coxsackievirus B5 dan echovirus tipe 11. Di antara virus-virus tersebut, kasus infeksi virus EV71 telah meningkat selama empat minggu terakhir.

Dalam kasus ekstrim EV71, penderita dapat mengalami kelumpuhan permanen seperti polio, menurut pihak CDC Taiwan. Orang tua disarankan untuk mencari perhatian medis jika anak-anak mereka menunjukkan gejala demam, infeksi saluran pernapasan atas, diare, mati rasa atau gejala lain yang berkaitan dengan infeksi enterovirus. Infeksi virus ini dapat menular dari kontak manusia.

Pencegahan untuk menghindari penyakit ini adalah menjaga higienitas dan makanan anak-anak, serta kebersihan lingkungan. Virus ini dengan mudah memengaruhi lingkungan sekitar, karena kontak dari manusia. Ajarkan anak untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Jangan membiasakan menyentuh mulut luka dengan tangan kotor. Gunakan masker saat keluar rumah, untuk mencegah masuknya infeksi ke dalam tubuh. [Etty]