NEWS

Rencana Pulang ke Indonesia, Khoiril Meninggal di Kapal

Rencana Pulang ke Indonesia, Khoiril Meninggal di Kapal

Kabar duka menimpa Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal penangkapan ikan Fu Yu Fong 67 Taiwan di laut lepas Sinegal Dakar. Jenazah Khoiril Ridwan (36), ABK asal Malang, Jawa Timur ini tiba dirumah duka pada Jumat (15/5) malam. Berita meninggalnya Khoiril Ridwan, menambah sederet cerita kelam perjuangan ABK yang mengarungi kehidupan di tengah lautan.  

Pria pemilik paspor bernomor  B7591***  ini  berangkat ke Taiwan pada 14 April, 2018 silam melalui PT. Ocean Putri Abadi dengan tujuan Dakar, Sinegal. Pada bulan September 2019, Almarhum menelpon keluarga dan mengabarkan bahwa ia tengah berlayar di Dakar. Rencananya ia akan pulang ke Indonesia pada Maret 2020. Namun, kepulangannya ditunda, karena pandemic global Virus Corona (COVID-19). Namun, pada 25 April 2020, keluarga mendapatkan informasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Malang, yang mengabarkan bahwa Khoiril Ridwan telah meninggal dunia.

Almarhum mengembuskan nafas terakhir pada Sabtu (22/4), yang sebelumnya mengeluh kepada kapten kapal jika ia tidak enak badan dan mengalami sakit perut. Pada saat itu, kapal tempat Alamarhum bekerja tengah berlayar menuju pelabuhan Kaohsiung. Di dalam perjanjian kontrak Almarhum bekerja di kapal Fu Yu Fong  No. 202. Namun, saat meninggal dunia ternyata Almarhum tengah bekerja di kapal Fu Yu Fong 67, yang juga mempekerjakan  11 orang ABK Myanmar, 8 orang ABK Filipina dan 6 orang ABK asal Indonesia.

Menurut penuturan ayah Almarhum, Hardjito mengatakan, gaji Khoiril Ridwan sejak bulan September 2019 hingga April 2020 belum dibayarkan dan tidak pernah berkirim uang ke keluarga di kampung halaman. Kesedihan mendalam dan rasa kehilangan terlintas di raut wajah keluarga Almarhum saat menyambut kedatangan peti jenazah.

Selamat jalan Khoiril Ridwan, semoga amal baikmu diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

[Etty]