NEWS

Nol Kasus Covid Baru, Pemerintah Taiwan Ajak Social Distancing

Nol Kasus Covid Baru, Pemerintah Taiwan Ajak Social Distancing

Selama dua belas hari berturut-turut, Taiwan mencatat nol penularan Virus Corona (COVID-19). Dalam Konferensi Persnya, Ketua Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (CECC) Chen Shih Chung menyampaikan himbauan kepada warga dan pekerja migran di Taiwan, meskipun tidak ditemukan kasus penularan harus tetap mematuhi berbagai aturan preventif yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sebagaimana dirilis website resmi kementrian kesehatan Taiwan bahwa selama 37 hari Taiwan sudah tidak ada lagi kasus baru pasien lokal yang dinyatakan terinfeksi COVID-19, dan 12 hari tanpa ada kasus baru pasien pulang dari luar negeri. Hingga saat ini, pemerintah otoritas mencatat terdapat 440 kasus corona, dengan jumlah kematian 7 pasien. Sementara itu, sebanyak 401 pasien lainnya dinyatakan sembuh dan diizinkan keluar dari ruang isolasi.

Bagi warga yang hendak melakukan aktivitas di luar ruangan diminta untuk menerapkan aturan social distancing  yang berlaku antar pengunjung. Selain itu, pemerintah Taiwan juga masih melarang perkumpulan dan pelaksanaan ibadah secara massal di tengah pandemi corona dengan mengutamakan keselamatan publik.

Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, pemerintah otoritas meminta umat muslim di Taiwan untuk tetap mematuhi aturan dengan tidak melakukan ibadah sholat Idul Fitri secara berjamaah dengan kekhawatiran timbulnya kluster baru dari wabah corona.

Sementara itu, bagi pengunjung masyarakat yang ingin mengunjungi tempat-tempat tertentu, harus memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  1. Menjaga jarak 1m untuk di luar ruangan, sedangkan di dalam ruangan 1.5 meter.
  2. Menerapkan perlindungan sehat secara pribadi dengan mengenakan masker
  3. Menerapkan sistem kontrol kepada pengunjung
  4. Mengikuti peraturan keselamatan dan keamanan publik.

[Etty]