NEWS

Taiwan Rencanakan Beri Perpanjang Masa Tinggal Pekerja Migran

Taiwan Rencanakan Beri Perpanjang Masa Tinggal Pekerja Migran

Pandemi COVID-19 yang hingga saat ini belum reda memberikan dampak pada masuknya pekerja migran asing ke Taiwan. Tingginya tingkat penyebaran COVID-19 di Indonesia dan banyaknya kasus impor positif dari Pekerja Migran Indonesi (PMI) membuat pemerintah Taiwan melakukan penghentian pengiriman PMI ke Taiwan sejak 4 Desember lalu hingga batas waktu yang belum diketahui.   

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ekonomi, Wang Mei Hua pada Rabu (16/12) mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan koordinasi untuk menghapus batas masa tinggal pekerja migran asing di Taiwan yang saat ini maksimal 12 tahun. Ia mengemukakan, sudah berbicara bersama Presiden Tsai Ing Wen dan Perdana Menteri Su Tseng Chang melakukan pembahasan lintas kementerian termasuk membahas izin dan perpanjangan tahun kerja bagi PMA.

Terkait masalah kekurangan tenaga kerja di sektor industri, Wang Mei Hua menyampaikan, pandemi COVID-19 juga berdampak pada penerimaan Pekerja Migran Asing khususnya Pekerja Migran dari Indonesia untuk sektor industri dan perawat rumah tangga, dan penjaga lansia.

“Untuk yang pertama akan melakukan negosiasi agar izin tinggal para PMA dapat diperpanjang, sedangkan untuk bidang industri juga diajukan, karena saat ini batas maksimal hanya 12 tahun,” tutur Wang Mei Hua.

Meskipun pada pembahasan antar kementerian tersebut belum didapatkan titik temu, pihak pengusaha industri juga melakukan pembahasan perihal ini untuk menanggulangi masalah kekurangan tenaga kerja produktif di Taiwan.

[Etty]