NEWS

Pembahasan Zero Cost Taiwan dan Indonesia Belum Ada Kesepakatan

Pembahasan Zero Cost Taiwan dan Indonesia Belum Ada Kesepakatan

Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) Taiwan dan Indonesia menggelar pertemuan secara virtual pada Rabu lalu (23/12/2020) untuk membahas kebijakan Zero Cost yang akan diberlakukan pada 1 Januari mendatang. Dalam pertemuan bilateral yang baru dilakukan pertama kali ini, pihak Taiwan diwakili oleh Wakil Menteri Tenaga Kerja Lin San-quei dan WDA Xue Jian-zhong. Sedangkan dari pihak Indonesia diwakili oleh Wakil Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Freddy dan Eva.

Lin San-quei mengatakan bahwa baik Taiwan dan Indonesia dalam pembicaraan tersebut membahas dan mengklarifikasi satu per satu dari 11 perincian beban biaya yang ditanggung majikan. Namun, pihak Indonesia belum dapat memberikan jawaban yang jelas untuk beberapa perincian dan harus membawanya kembali ke diskusi internal.

Pihak Indonesia menyampaikan kebijakan ini berlaku bagi 14 negara yang mempekerjakan pekerja migran Indonesia (PMI) termasuk Taiwan. Kebijakan ini akan berlaku mulai Januari tahun depan, mencakup pekerja perawat dan pekerja rumah tangga. Saat ini hanya Taiwan saja yang meminta untuk negosiasi bilateral. Sedangkan pihak Taiwan menyatakan, biaya-biaya ini seharusnya ditanggung pemerintah Indonesia atau pekerja migran yang ingin bekerja di luar negeri, dan lagi untuk transportasi lokal pekerja migran akan berbeda-beda tergantung tempat pemberangkatan.

Pembicaraan akan dilakukan kembali pada dua minggu mendatang untuk membahas biaya layanan perusahaan meliputi biaya agensi negara asal, asuransi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, pemeriksaan kesehatan dalam negeri Indonesia, biaya pemeriksaan kesehatan khusus yang ditunjuk di negara pengimpor, serta biaya akomodasi daerah asal PMI.

[Etty]