NEWS

Kapal Penangkap Ikan Taiwan Rusak di Samudera Pasifik, 9 ABK Indonesia Hilang Kontak

Kapal Penangkap Ikan Taiwan Rusak di Samudera Pasifik, 9 ABK Indonesia Hilang Kontak

Sembilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berprofesi sebagai Anak Buak Kapal (ABK) di kapal penangkap ikan berbendera Su-Ao, Kabupaten Yi-lan, Yongyuning No. 18 dilaporkan hilang kontak sejak 30 Desember lalu di perairan Samudra Pasifik. Pemilik kapal Yongyuning No. 18 tersebut mencoba menghubungi kapten kapal, tetapi tidak dapat tersambung.

Kapal ikan dengan 1 kapten kapal dan 9 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia tersebut  hilang kontak saat berada di wilayah Kepulauan Midway Samudra Pasifik pada 30 Desember lalu. Tiga hari kemudian pemilik kapal meminta bantuan radio milik Asosiasi Perikanan Su-Ao. Melalui pusat pencarian Nasional, patroli laut kemudian meminta bantuan kapal yang lewat kawasan tersebut untuk membantu pencarian.

Pada Senin lalu (4/1/2021) pesawat Amerika Serikat menemukan jejak kapal tersebut berada 600 mil di utara Kepulauan Midway. Namun, mereka tidak menemukan tanda-tanda ada orang di dalam kapal. Kondisi kabin dan lambung kapal rusak parah kemungkinan akibat hantaman gelombang besar.

Pesawat Wing Aircraft milik Amerika Serikat tersebut tidak dapat mendekati posisi kapal, dikarenakan cuaca buruk serta ketinggian gelombang mencapai 8 meter. Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat kabar berita dari kesembilan ABK tersebut.  

[Etty]