NEWS

Indonesia Akan Memperpanjang Masa Karantina Hingga 14 Hari

Pemerintah Indonesia berencana memperpanjang masa karantina bagi yang melakukan perjalanan asal luar negeri, khususnya dari negara yang mengalami krisis COVID-19. Durasi karantina akan diperpanjang dari 5×24 jam menjadi 14×24 jam...
Details

MOL Berikan Subsidi Untuk Pengurangan Kepadatan Asrama Pekerja Migran

Kementerian Tenaga Kerja Taiwan atau Ministry of Labor (MOL) akan memberikan subsidi. Tindakan ini dilakukan setelah ratusan pekerja migran di Kabupaten Miaoli terjangkit COVID-19. Wakil Menteri Tenaga Kerja, Wang An-pang mengatakan pada konferensi pers Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) bahwa MOL berencana untuk menawarkan subsidi sebesar NTD 1.000 per pekerja migran...
Details

Positif COVID-19 Jangan Kabur! MOL Sediakan Mekanisme Peduli Pekerja Migran

Situasi epidemi COVID-19 di Taiwan masih memanas, Pemerintah membuat beberapa kebijakan guna mendukung protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Namun sayangnya, masih ada masyarakat yang memiliki kesadaran rendah dan tidak kooperarif dengan usaha pemerintah. Seorang perempuan berusia 40 tahun yang merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) ini, melarikan diri setelah terdiagnosis COVID-19...
Details

Waspada Level 3 Diperpanjang, Pemerintah Kota Taipei Urutkan Nomor Identitas Kunjungi Pasar Tradisional

Pada Senin kemarin (7/6/2021), Eksekutif Yuan mengumumunkan bahwa waspada COVID-19 level 3 diperpanjang hingga 28 Juni mendatang. Pengumuman tersebut dilakukan oleh juru bicara Kabinet, Lo Ping-cheng yang mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena situasi epidemi saat ini belum stabil dan setelah mempertimbangkan pendapat berbagai kementerian. Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Taipei juga mengeluarkan pengumuman bagi masyarakat yang ingin berbelanja di pasar tradisional...
Details

Penularan Pabrik Memanas, MOL Taiwan Hentikan Proses Perpindahan Majikan

Pada Sabtu (5/6/2021) Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wan An-bang mengumumkan bahwa pemerintah Taiwan menangguhkan pengajuan pindah majikan bagi pekerja migran asing. Peraturan berlaku sampai pemerintah mencabut peringatan COVID-19 level 3. Perihal tersebut disampaikan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Wang An-bang di Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) saat konferensi pers.
Details

Dituduh Membunuh, PMI Asal Majalengka Terancam Hukuman Mati Di Dubai

Kejadian memilukan tengah dialami oleh Nenah Arsinah (38), wanita asal Majalengka, Jawa Barat. Ia telah bekerja sebagai PMI di Dubai, Uni Emirat Arab sejak tahun 2011. Namun pada tahun 2014 lalu, ia ditahan oleh pihak kepolisian setempat karena tuduhan atas pembunuhan sopir majikannya.
Details

Panti Jompo dan 11 Distrik di Taipei Menjadi Daerah Rawan Penularan COVID-19

Beberapa panti jompo atau panti perawatan di Taipei, dilaporkan telah menjadi daerah rawan COVID-19. Sebelumnya beberapa rumah sakit juga diberitakan mengalami hal yang sama. Walikota Taipei Ko Wen-je mengatakan bahwa Wanhua bukanlah satu-satunya daerah di Taipei yang terkena dampak penularan. Saat ini terdapat 11 distrik lainnya yang telah menjadi daerah rawan COVID-19.
Details

Taiwan Kembali Perpanjang Batas Izin Tinggal Pekerja Migran Hingga 3 Bulan

Situasi pandemi global hingga domestik yang semakin memanas membuat keterbatasan masa berlaku surat ijin merekrut Pekerja Migran Asing. Pada Selasa (25/5/2021) Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan pemberitahuan mengenai perpanjangan batas waktu surat perekrutan yang akan secara otomatis diperpanjang selama 3 bulan tanpa perlu pengajuan proses perpanjangan ke Kementerian Tenaga Kerja.
Details

Waspada COVID-19 Gelombang Ketiga, Siaga Tingkat 3 Diperpanjang Hingga 14 Juni

Pada Senin (24/5/2021) Walikota Taipei Ko Wen-je memperkirakan bahwa akan muncul penularan COVID-19 “gelombang ketiga” akhir pekan ini, pada Jumat mendatang (28/5/2021). Dengan lonjakan kasus dan bertambahnya angka kematian, pemerintah memperpanjang pembatasan tingkat 3 hingga 14 Juni mendatang.
Details

Mulai 24 Mei, Pemerintah Taipei dan New Taipei Larang Kegiatan Makan di Tempat

Pemerintah Taipei dan New Taipei mengeluarkan kebijakan, melarang kegiatan makan di tempat, baik di restoran maupun kedai makan mulai Senin (24/5/2021). Kebijakan ini dikeluarkan menyusul terus meningkatnya kasus COVID-19 di kedua wilayah tersebut.
Details