NEWS

Menstruasi Tak Kunjung Reda Bahkan Pendarahan di Mulut dan Hidung

Takut terjadi sesuatu, Minggu (02/2/20) majikan Nina berinisiatif membawanya untuk periksa ke dokter dan melakukan transfusi darah 1 paket. Namun, kondisi wanita yang kesehariannya menjaga nenek ini belum membaik. Sehingga, malamnya majikan kembali membawa ke rumah sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuang Tien, Sha Tien Road, No. 117, Shalu District, Taichung City
Details

Kondisi Lia PMI Asal Cirebon yang Jatuh dari Lantai 3

Kita tak pernah tahu, kapan cobaan dari-Nya datang menguji, seperti halnya yang dialami Lia Wulan (23), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cirebon, Jawa Barat ini harus menjalani perawatan di rumah sakit National University Hospital Yunlin, lantai 5, Kamar 5006:1, karena terjatuh dari lantai tiga
 
Details

Pencegahan Virus Corona, Satgas KDEI Berikan Penyuluhan pada ABK

Seperti diketahui jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan  berkisar 272.000 orang (Data DGBAS, 2018). Untuk itu, Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei melalui akun resmi media sosial memberikan informasi kepada seluruh PMI di Taiwan perihal perkembangan-perkembangan virus berbahaya ini. Selaku Satgas KDEI, Suma berinisiasi mengadakan penyuluhan kepada pekerja migran yang yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Penyuluhan dilaksanakan di Pelabuhan Pujikang Tamsui,  pada Selasa (28/01/20).
 
Details

Kasus ke-9 Virus Corona di Taiwan

Kasus ini merupakan kasus k-9 Virus Corona yang ada di Taiwan. Untuk para teman dan sahabat di Taiwan diminta untuk berhati-hati dan melakukan upaya pencegahan seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan alcohol.
 
Details

Dua Belas Tahun Bekerja di Arab Saudi, Gaji Naning 360 Juta Belum Dibayarkan

Setelah berpisah selama dua belas tahun dengan keluarga, kini Sri Naning Wahyu Kurniawati  (29) dapat merasakan kehangatan di tengah keluarga. Sayangnya, ia belum dapat menikmati hasil jerih payah selama bekerja di Arab Saudi. Pasalnya wanita yang berasal dari Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Blora ini pulang tanpa membawa gaji.
 
Details

Fajar, PMI Asal Kendal Alami Kecelakaan Kerja

Setiap pekerjaan pasti memiliki risiko, itu sebabnya pekerjaan apa pun yang dilakukan, kita  harus  berhati-hati. Karena musibah datang tanpa terprediksi. Begitu juga yang dialami Fajar Budiyarto, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Pria yang kesehariannya bekerja di pabrik kayu (mebel) ini mengalami kecelakaan kerja, sehingga harus menjalani perawatan di Tung’s  Hospital Wuci, Kamar 16202, Lantai 16.
 
Details

Terjatuh Saat Memandikan Pasien, Eti Meninggal Dunia

Berita duka kembali datang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Eti Binti Sarwin Taripan (37), wanita asal Desa Losarang, Kec. Indramayu, Kab. Jawa Barat ini meninggal dunia pada Kamis (09/1/20) lalu karena terjatuh di kamar mandi saat memandikan pasien yang ia jaga. Wanita kelahiran 19 Juli, 1982 ini terjatuh hingga kepala membentur ke lantai, sehingga mengalami pendarahan.
 
Details

Berstatus Ilegal, Jenazah PMI Tak Dapat Pulang ke Indonesia

Seorang Pekerja Migran (PMI) ilegal di Jepang meninggal dunia dan jenazahnya tidak dapat dipulangkan karena terbentur biaya. Aryo Sunaryo (35), warga  Desa Pegagan, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu ini menjadi pekerja ilegal dengan visa turis ke Jepang pada 2017 silam. Pria tersebut meninggal dunia akibat sakit kanker otak pada Jumat (10/1/20) sekitar pukul 09.00 waktu Jepang.
Details

500 Ratus WNI Jadi Korban Perdagangan dan Digaji Hanya 13-30 NTD

Media sosial digegerkan dengan pemberitaan 500 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban perdagangan manusia oleh seorang pekerja kaburan di Taiwan. Pelaku,  Ati (54) merupakan pekerja Indonesia yang sudah 15 tahun menjadi kaburan. Ia mengelabui para korban dengan iming-iming visa sekolah sambil bekerja di Taiwan. Ternyata korban dipekerjakan tidak layak dan  hanya dibayar 13-30 NTD saja per jamnya.
 
Details

Mengaku Tentara, Edo Lakukan Penipuan Ratusan Juta Terhadap TKW

Dengan menghacker akun milik anggota TNI AD berinisial TS,  pelaku berhasil meraup uang hingga Rp 500 juta rupiah, dengan merayu puluhan wanita yang berjumlah 70 orang lebih. Modus yang digunakan pelaku untuk merayu para korban adalah meminjam uang dengan alasan akan berpindah tugas ke Kota Palangkaraya. Uang yang dipinjamkan tersebut akan dikembalikan pelaku sebanyak dua kali lipat melalui rekening yang sudah disiapkan.
Details